Prediksi Einstein Terbukti, Katai Putih Ditemukan Menyeret Ruang dan Waktu

Kompas.com - 15/02/2020, 10:06 WIB
Sistem biner bintang pulsar kerdil/katai putih PSR J1141-6545 ditemukan oleh teleskop radio Parkes milik CSIRO. Pulsar mengorbit pada pendamping kerdil putihnya setiap 4,8 jam. Rotasi cepat kerdil putih menyeret ruang-waktu di sekitarnya, menyebabkan seluruh orbit jatuh di ruang angkasa Mark Myers/ARC Centre of Excellence for Gravitational Wave Discovery (OzGrav)Sistem biner bintang pulsar kerdil/katai putih PSR J1141-6545 ditemukan oleh teleskop radio Parkes milik CSIRO. Pulsar mengorbit pada pendamping kerdil putihnya setiap 4,8 jam. Rotasi cepat kerdil putih menyeret ruang-waktu di sekitarnya, menyebabkan seluruh orbit jatuh di ruang angkasa

Oleh Matthew Bailes dan Vivek Venkatraman Krishnan


SALAH satu prediksi teori relativitas umum Einstein adalah bahwa benda apa pun yang berputar akan menarik dan mengubah susunan atau struktur ruang-waktu di sekelilingnya. Hal ini dikenal sebagai “frame-dragging” atau “tarikan kerangka”.

Dalam kehidupan sehari-hari, tarikan kerangka tidak terdeteksi dan tidak penting karena efeknya sangat kecil.

Untuk mendeteksi tarikan kerangka yang seluruhnya disebabkan oleh putaran bumi, kita membutuhkan satelit seperti Gravity Probe B senilai US$750 juta dan pendeteksian perubahan sudut pada giroskop yang setara dengan hanya satu derajat setiap 100.000 tahun atau lebih.

Beruntungnya bagi kita, alam semesta mengandung banyak laboratorium gravitasi yang terjadi secara alami sehingga membuat para fisikawan dapat mengamati prediksi Einstein hanya dari Bumi dan dengan hasil sangat rinci.

Penelitian tim kami, yang dipublikasikan baru-baru ini di Science, mengungkapkan bukti tarikan kerangka pada skala yang jauh lebih nyata, dengan menggunakan teleskop radio dan sepasang bintang rapat dan spesifik yang bergerak saling mengitari satu sama lain pada kecepatan yang tidak tentu.

Gerakan bintang-bintang ini akan membingungkan para astronom pada era Newton, karena mereka jelas bergerak dalam ruang-waktu yang melengkung. Hal ini membutuhkan teori relativitas umum Einstein untuk menjelaskan lintasan gerakan mereka.

Relativitas umum merupakan fondasi teori gravitasi modern. Ia menjelaskan dengan sangat tepat gerakan bintang, planet, satelit, dan bahkan aliran waktu.

Salah satu prediksi yang kurang diketahui yakni benda yang berputar dapat menyeret atau menarik kerangka ruang-waktu di sekitarnya. Semakin cepat suatu objek berputar maka semakin masif dampaknya sehingga semakin kuat pula tarikan ruang-waktu.

Salah satu jenis objek yang sangat relevan dengan fenomena ini adalah white dwarf atau bintang katai putih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X