Selain Hindari Kanker Paru, Ini Manfaat Berhenti Merokok

Kompas.com - 13/02/2020, 06:38 WIB
Ilustrasi merokok. ShutterstockIlustrasi merokok.

KOMPAS.com - Merokok mati, tak merokok juga mati, enak merokok sampai mati.

Mungkin penggalan kalimat ini sering Anda dengar oleh perokok aktif di sekitar Anda.

Menanggapi hal ini, Ketua Pokja Kanker Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Elisna Syahruddin, PhD, SpP(K) mengatakan, persoalan rokok menjadi penyebab kematian itu adalah ketika rokok tersebut dibakar dan mengeluarkan asap karsinogenik.

"Kita enggak bilang engak boleh beli rokok. Tidur dengan rokok boleh. Yang enggak boleh itu dibakar rokoknya itu," kata Elisna dalam acara Harapan dan Tantangan: Penatalaksanaan Kanker Paru di Indonesia, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Jika rokok hanya sekadar diproduksi saja, kata dia, kemudian di ekspor ke luar negeri dan tidak dibakar oleh masyarakat, maka ini tidak akan menyebabkan persoalan penyakit yang berujung pada kematian.

Baca juga: Berhenti Merokok, Bisakah Paru-paru Kembali Seperti Semula? Ini Penjelasannya

Ketika rokok dibakar, asapnya tak hanya merugikan orang yang merokok secara aktif, tapi juga memengaruhi orang lain di sekitarnya.

Jika ada satu perokok aktif, orang lain di sekelilingnya memiliki risiko terkena penyakit. Ini termasuk keluarga, teman kantor, dan orang lain yang menggunakan sarana atau fasilitas publik yang sama.

"Jadi kita itu kalau jadi perokok aktif, orang di sekitar kita atau keluarga kita juga ikut kena imbasnya dari asap rokok itu," ujarnya.

Oleh sebab itu, kata Elisna, untuk Anda yang saat ini menjadi perokok aktif, ingatlah bahwa Anda sedang menabung penyakit dalam tubuh Anda, terutama kanker paru.

"Kita saat ini sedang nabung ya. Semakin banyak yang merokok, nanti 10 tahun dari sekarang pasien kanker paru makin banyak lagi," kata dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X