Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 3 Hari ke Depan

Kompas.com - 12/02/2020, 16:59 WIB
Ilustrasi hujan petir Wavebreakmedia LtdIlustrasi hujan petir

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksikan akan terjadi potensi hujan lebat disertai angin kencang dalam tiga hari mendatang (12-14 Februari 2020).

Massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia, kecuali di sebagian Maluku dan Papua Barat.

Dari keterangan tertulis BMKG, Rabu (12/2/2020), daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengannilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di wilayah Pesisir Barat Aceh hingga Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

Berikut beberapa wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat untuk 12 Februari 2020:

- Banten
- Jawa Tengah
- Bali
- Kalimantan Tengah
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tenggara

Kondisi tersebut masih berlangsung hingga keesokan harinya, yaitu 13 Februari 2020 di beberapa wilayah berikut:

- Sumatera Utara
- Lampung
- Jawa Tengah
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tenggara

Pada 14 Februari 2020, beberapa wilayah yang akan mengalami cuaca serupa yaitu:

- Sumatera Utara
- Lampung
- Jawa Tengah
- Bali
- Kalimantan Tengah
- Gorontalo
- Sulawesi Tenggara

Sementara hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi pada hari ini, 12 Februari 2020 di beberapa wilayah berikut:

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
Polusi Udara Tahun 2020 Tewaskan Hampir 100.000 Orang di Dunia

Polusi Udara Tahun 2020 Tewaskan Hampir 100.000 Orang di Dunia

Kita
Terungkap, Asal Muasal Kemunculan Tanaman Berbunga di Bumi

Terungkap, Asal Muasal Kemunculan Tanaman Berbunga di Bumi

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X