Seri Hewan Nusantara: 4 Spesies Baru Kumbang Epholcis dari Maluku

Kompas.com - 12/02/2020, 10:03 WIB
Kumbang baru tersebut berasal dari genus Epholcis. DOK.LIPIKumbang baru tersebut berasal dari genus Epholcis.

Metode identifikasi 4 spesies baru Epholcis

Dalam melakukan identifikasi spesies baru epholcis, peneliti menggunakan metode taksonomi klasik lewat pendeskripsian morfologi secara tepat dan ringkas, teknik diseksi genitalia, serta teknik makrofotografi.

"Metode ini mengandalkan penelitian morfologi, penelurusan melalui publikasi lawas, dan studi banding dari satu museum ke museum lain," ujarnya.

Baca juga: Seri Hewan Nusantara: Katak Renda Piasak dari Kalimantan, Bisa Menyamar

Metode yang digunakan saat ini berbeda dengan yang digunakan saat penemuan 110 jenis kumbang moncong Trigonopterus yang menggunakan metode Integrative Taxonomy atau Turbo Taxonomy. Metode tersebut menggabungkan metode taksonomi klasik dengan teknik genetika molekuler.

Untuk diketahui, identifikasi holotipe kumbang ini telah dilakukan sejak tahun 2015. Spesimen tersebut didapat dari koleksi Museum Zoologicum Bogoriense Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI dan Naturalis Biodiversity Centre, Leiden, Belanda.

Potensi penemuan jenis kumbang baru di Indonesia

Dikatakan Pramesa, potensi penemuan jenis-jenis kumbang baru di wilayah Indonesia masih sangat besar. Berbagai koleksi spesimen kumbang yang saat ini disimpan di Museum Zoologicum Bogoriense dari berbagai hasil ekspedisi memerlukan upaya identifikasi dari para ahli dan peneliti untuk penentuan jenisnya.

“Kesempatan untuk menggeluti bidang taksonomi masih sangat terbuka lebar, khususnya bagi para peneliti muda, mahasiswa, maupun masyarakat ilmiah," kata dia.

Baca juga: Seri Hewan Nusantara: Tarsius Togean, Tarsius Endemik ke-12 dari Sulawesi

Dari penemuan empat spesies terbaru kumbang ini juga, kata Pramesa, menjadi bukti adanya kesenjangan utama spesies Epholcis di wilayah Papua karena belum pernah ada laporan sebelumnya.

Hal ini dikarenakan pendeskripsian beberapa spesies Epholcis sebagai Maechidius masih kurang seksama. Selain itu, juga karena adanya kemiripan kedua kumbang tersebut dan kurangnya pengumpulan spesimen.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X