Berpenyakit dan Terisolasi, Ini Potret Mammoth Terakhir Sebelum Punah

Kompas.com - 10/02/2020, 10:23 WIB
Ilustrasi Woolly mammoths (Mammuthus primigenius) atau mammoth berbulu dalam landskap akhir Pleistocene di Spanyol utara. Ilustrasi Woolly mammoths (Mammuthus primigenius) atau mammoth berbulu dalam landskap akhir Pleistocene di Spanyol utara.

"Kami menemukan mutasi mengubah fungsi gen mammoth yang kemungkinan menyebabkan penyakit," ungkap Vincent Lynch, peneliti dari University of Buffalo.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Genome Biology and Evolution itu menyebut gen mammoth memiliki masalah dengan perkembangan neurologis.

Bahkan, tidak hanya itu, melansir Gizmodo, masalah kesuburan pada mammoth jantan, dan gangguan indera penciuman, yakni ketidakmampuan untuk mendeteksi aroma bunga juga menjadi masalah yang dihadapi gajah purba ini.

Itu menjadikan sebuah siklus yang mengerikan, di mana jumlah populasi yang lebih rendah mempersulit pemulihan gen.

Artinya, mammoth secara keseluruhan lebih sulit untuk bangkit kembali. Hanya masalah waktu sebelum mammoth akhirnya menemui ajalnya. Peneliti tak hanya memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang terjadi pada mammoth terakhir.

Temuan tersebut juga sekaligus menjadi peringatan terhadap spesies yang hidup di era ini. Sebab, beberapa spesies juga ada yang mengalami penurunan dan isolasi akibat dari perambahan hutan, perburuan, dan perubahan iklim.

"Selain menunjukkan mammoth terakhir merupakan populasi yang tidak sehat, studi ini merupakan peringatan terhadap spesies yang terancam punah. Jika populasi mereka tetap kecil, akumulasi mutasi yang buruk bisa terjadi dan dapat berkontribusi pada kepunahan mereka," tambah Lynch.

Baca juga: Ingin Hidupkan Mammoth, Rusia Buat Fasilitas Kloning ala Jurassic Park

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X