Berpenyakit dan Terisolasi, Ini Potret Mammoth Terakhir Sebelum Punah

Kompas.com - 10/02/2020, 10:23 WIB
Ilustrasi Woolly mammoths (Mammuthus primigenius) atau mammoth berbulu dalam landskap akhir Pleistocene di Spanyol utara. Ilustrasi Woolly mammoths (Mammuthus primigenius) atau mammoth berbulu dalam landskap akhir Pleistocene di Spanyol utara.


KOMPAS.com - Studi genetika baru membeberkan fakta punahnya populasi terakhir mammoth berbulu atau Mammuthus primigenius.  Mammoth terakhir di dunia ini ternyata berakhir tragis.

Peneliti menyebut populasi gajah purba ini tak hanya terisolasi, tetapi juga menderita penyakit.

Fakta ini berdasarkan analisis genom sisa-sisa mammoth berumur 4000 tahun yang ditemukan di Pulau Wrangel, sebuah pulau terpencil yang terletak di lepas pantai Siberia di samudera Arktik.

Peneliti kemudian membandingkannya dengan DNA yang diambil dari dua Mammoth purba lain yang lebih tua, serta DNA dari tiga gajah Asia modern, seperti melansir Inverse, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga: Arkeolog Temukan 14 Kerangka Mammoth di Dalam Perangkap Buatan Manusia

Analisis berhasil mengungkapkan jika populasi mammoth di Pulau Wrangel terisolasi akibat air laut naik.

Menariknya, habitat di pulau itu sendiri sebenarnya layak huni bagi mammoth. Namun mengapa akhirnya mammoth tak bisa bertahan dan justru punah?

Ternyata status mereka yang terisolasi itu juga menjadi sumber malapetaka.

Sebab, kondisi isolasi menyebabkan banyak terjadi perkawinan sedarah antar mammoth yang biasanya mengarah pada kemungkinan cacat genetik dan penyakit.

Baca juga: Mammoth Terakhir di Muka Bumi Mati di Pulau Terpencil

Pada akhirnya, kondisi itu juga berkontribusi pada kepunahan populasi. Sehingga tahun-tahun terakhir keberadaan mereka di muka Bumi, kemungkinan Mammoth membawa serangkaian mutasi genetik yang berbahaya.

Hal tersebut membuat mammoth kesulitan bertahan hidup dan mempercepat kematian mereka.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X