Studi Ungkap Cara Gajah Bersimpati pada Spesiesnya yang Mati

Kompas.com - 08/02/2020, 19:04 WIB
Ilustrasi gajah Asia. SHUTTERSTOCKIlustrasi gajah Asia.

Ketika saling menyapa dengan gajah lain, biasanya mereka akan saling bersentuhan dalam waktu yang lama. Hal ini menunjukkan bahwa mereka terus memperbarui informasi sosial.

Tak heran kalau gajah menunjukkan kemampuan yang menonjol, daya ingat, serta indera penciuman yang mengagumkan.

Baca juga: 43 Tahun Kesepian, Gajah Paling Menyedihkan di Dunia Mati

Jadi, ada kemungkinan pula bahwa perilaku gajah terhadap bangkai juga memiliki tujuan yang sama dan memiliki implikasi penting dalam kelangsungan hidup individu.

"Ini adalah salah satu dari banyak aspek luar biasa dari gajah yang telah kita amati, tetapi tidak dapat sepenuhnya dipahami," tambah George Wittemyer, peneliti dari Colorado State University.

Para peneliti berharap studi di masa depan akan dilakukan lagi untuk lebih memahami memori gajah serta mengeksplorasi emosi gajah terhadap kematian.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber PHYSORG
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X