Studi Terbaru tentang Genom, Pecahkan Misteri Terbentuknya Kanker

Kompas.com - 07/02/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi Genom Manusia National GeographicIlustrasi Genom Manusia

"Kami mungkin memiliki jenis kanker payudara dan kanker prostat di mana mutasi pemicunya mirip," kata Joachim Weischenfeldt, rekan penulis dan profesor di University of Copenhagen.

Menurutnya, hal ini berarti pasien dengan kanker prostat dapat mengambil manfaat dari perawatan yang sama seperti yang diberikan kepada pasien kanker payudara.

Secara praktis, temuan ini akan membantu mengidentifikasi kanker yang sulit didiagnosis dan memungkinkan pengobatan yang lebih bertarget berdasarkan mutasi pendorong yang spesifik di balik kanker tertentu.

Selain itu, penemuan urutan genom kanker juga berpotensi memungkinkan diagnosis lebih dini dari tumor yang berkembang.

Campbell menambahkan temuan tentang genom kanker ini, menyatakan kanker merupakan ujung dari spektrum perubahan besar.

Apabila seiring bertambahnya usia, seseorang dapat memahami kekuatan dan peran organ normalnya, maka diagnosa atau deteksi dini bisa memberi pencegahan atau memperlambat munculnya kanker.

Baca juga: Fasilitas untuk Pengobatan Kanker di Indonesia Masih Minim

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X