Cahaya Buatan Manusia Bikin Kunang-kunang Terancam Punah

Kompas.com - 05/02/2020, 20:04 WIB
Ilustrasi kunang-kunang ShutterstockIlustrasi kunang-kunang

Cahaya buatan yang dimaksud para peneliti mencakup pencahayaan langsung, seperti lampu dan papan iklan, serta skyglow.

Untuk diketahui, skyglow merupakan pencahayaan pada malam hari yang menyebar dan bisa tampak lebih terang daripada bulan purnama.

Baca juga: Selain Semut Charlie Alias Tomcat, Inilah 7 Serangga Paling Berbahaya

Avalon Owens, seorang kandidat PhD di bidang biologi dari Tufts University yang juga terlibat dalam studi, mengatakan, di samping menganggu bioritme alami-termasuk bioritme kita- polusi cahaya benar-benar mengacaukan ritual kawin kunang-kunang.

Dia menjelaskan bahwa banyak kunang-kunang yang bergantung pada kemampuan diri mereka untuk bercahaya dalam mencari dan menarik perhatian pasangan. Lingkungan yang terlalu terang akibat cahaya buatan manusia bisa menganggu ritual ini.

Polusi cahaya bahkan disebut para ahli sebagai ancaman tingkat global paling serius kedua bagi kunang-kunang.

Menanggapi temuan ini, Dave Goulson yang merupakan profesor biologi di University of Sussex Inggris dan tidak terlibat dalam studi berkata bahwa apa yang ditemukan oleh Lewis dan kolega sangat masuk akal.

Dia mengatakan, tentu saja kunang-kunang sangat rentan terhadap polusi cahaya, bahkan mungkin lebih dari kelompok serangga lainnya, sehingga sangat masuk akal bila ini (polusi cahaya) juga menjadi ancaman utama (bagi kunang-kunang).

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Bioscience.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X