WNI dari Wuhan Tiba di Batam, Terawan Sebut Persiapan Observasi Oke

Kompas.com - 02/02/2020, 12:28 WIB
Proses desinfeksi pada WNI yang dievakuasi dari Wuhan ke Natuna melalui Batam, Minggu (2/2/2020). Foto: Dok Kemenlu via Kompas TV Dok KemenluProses desinfeksi pada WNI yang dievakuasi dari Wuhan ke Natuna melalui Batam, Minggu (2/2/2020). Foto: Dok Kemenlu via Kompas TV

KOMPAS.com - Pesawat Batik Air pembawa 238 WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China, akhirnya mendarat di Tanah Air.

Maskapai penerbangan tersebut tiba tepat pada pukul 08.30 WIB dan mendarat dengan aman di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau.

Pantauan Kompas.com di Hang Nadim, WNI yang pulang segera diperiksa kesehatannya dan diobservasi oleh tim medis gabungan.

Tim medis gabungan mememeriksa 238 WNI dengan menggunakan alat pelindung diri, termasuk mengenakan pakaian steril bernama Hazmat suit.

Baca juga: Update 2 Februari 2020: 14.380 Konfirmasi Virus Corona dan 304 Tewas

Satu persatu WNI diperiksa secara detail. Mereka yang dinyatakan sehat langsung dipindahkan ke pesawat milik TNI AU yang sudah dipersiapkan sejak tadi malam.

Rencananya, proses transfer berdurasi kurang lebih satu setengah jam dan berlangsung di landasan udara. Sehingga WNI yang datang dari China tidak perlu pergi ke ruang tunggu bandara.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia memastikan bahwa proses evakuasi WNI dari China ini sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam arahannya, seluruh petugas yang ikut terjun dalam evakuasi di bandara Hang Nadim, tidak melakukan kontak langsung dengan WNI dari China.

Sementara itu, seperti disiarkan Kompas TV Live, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Kemenkes, beserta petugas TNI di Natuna telah bersiap menyambut kedatangan WNI di Natuna.

Petugas yang berjaga pun sudah mengenakan pakaian pelindung hazmat suit untuk menyambut kedatangan WNI tersebut.

Dari Kemenkes, sejumlah alat medis telah disiapkan untuk 238 WNI yang baru pulang dari China. Mulai dari tenda, tempat tidur, infus, pengecekan suhu tubuh, dan lainnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan telah mengecek semua persiapan untuk menyambut 245 WNI yang akan diobservasi di Natuna.

Baca juga: Pertama Kali Ditemukan, Kasus Virus Corona Menular Sebelum Gejalanya Muncul

"Kondisi cek dan ricek saya terhadap semua persiapan oke. Menurut saya oke," kata Terawan di Natuna saat diwawancara KompasTV Live.

Terawan mengatakan, begitu 238 WNI tiba di Natuna dan dinyatakan sehat, mereka akan segera masuk ke ruang observasi untuk diperiksa lagi kesehatannya.

"Kesehatannya akan kita pantau apakah betul semua laporan yang diberikan oleh Pemerintah China dan laporan dari staf medis saya yang ada di pesawat apakah benar," kata Terawan.

"Jadi itulah rangkaian cek dan ricek yang dilakukan sangat detail. Karena itu sangat penting sesuai prosedur WHO," imbuh dia.

Terawan mengatakan, dalam 14 hari observasi di Natuna akan diisi dengan berbagai hal yang menjaga imunitas tubuh WNI dan menerapkan gerakan pola hidup bersih dan sehat agar kesehatan tetap terjaga.

Setelah 14 hari diobservasi dan dinyatakan sehat, para WNI dapat pulang ke daerah asalnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X