Ratusan Burung Jalak di Inggris Jatuh dan Mati di Jalanan, Kok bisa?

Kompas.com - 18/01/2020, 19:31 WIB
Burung jalak tunggir merah (Scissirostrum dubium) yang bersarang di lubang pohon. Burung ini awalnya endemik Sulawesi, namun sudah mulai banyak tersebar di luar pulau. KOMPAS.COM/ROSYID AZHARBurung jalak tunggir merah (Scissirostrum dubium) yang bersarang di lubang pohon. Burung ini awalnya endemik Sulawesi, namun sudah mulai banyak tersebar di luar pulau.


KOMPAS.com - Kawanan burung jalak yang sedang terbang mengelompok tiba-tiba jatuh dan mati di salah satu ruas jalan di Wales, Inggris.

Ratusan burung jalak yang mati itu, diketahui ditemukan mati tergeletak di ruas jalan di Pulau Anglesey, seperti dilansir dari BBC Indonesia, Sabtu (18/1/2020).

Pada Desember lalu, lebih dari 200 burung jalak ditemukan mati di Pulau Anglesey, Wales.

Baca juga: Belasan Burung Jalak Putih Dilepas di Tahura Raden Soerjo Mojokerto

Salah satu burung tersebut memiliki tanda yang menunjukkan mereka terbang dari Lithuania. Jarak dari lokasi burung-burung jalak ini ditemukan mati sekitar 1.662 kilometer.

Kepolisian North Wales membeberkan hasil penyelidikan kematian sekawanan burung jalak itu.

Hasil penyelidikan sementara yang mendukung teori yakni kawanan burung jalak itu jatuh ke tanah setelah mencoba menghindari predator.

Pemeriksaan awal yang dilakukan Animal Plant and Health Agency mengungkapkan kawanan burung jalak (starling) mati setelah jatuh dan menimpa jalan beraspal.

Terdapat cincin di salah satu burung jalak ini, bertuliskan 2015 Ventes Ragas, Lithuania dengan usia empat tahun.

Baca juga: Puluhan Burung Jalak Putih Dilepasliarkan di Taman Safari

"Sangat mungkin kawanan burung jalak ini bermanuver untuk menghindari serangan burung pemangsa dan sebagian dari mereka lalu terjatuh," demikian isi cuitan Tweet Animal Plant and Health Agency.

Sementara itu, seorang pakar mengatakan kawanan burung jalak dapat saja mengalami disorientasi dan terjatuh. Hal itu dapat terjadi akibat efek pantulan sinar matahari di ruas jalan yang basah.

Sebelumnya, seorang bernama Dafydd Edwards bersama pasangannya, menemukan bangkai burung- burung jalak di jalanan. Seakan ratusan burung-burung itu terjatuh dari langit.

Kepolisian setempat juga tengah menunggu hasil toksikologi lebih lanjut. Hal itu dilakukan sebelum mengumumkan hasil penyelidikan final yang dapat dikonfirmasi terhadap matinya burung jalak di Pulau Anglesey, Wales, Inggris.

Baca juga: Jokowi Borong 300 Burung Jalak di Pasar Pramuka untuk Dilepas di Istana

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X