Kompas.com - 17/01/2020, 17:05 WIB
Ilustrasi pneumonia ShutterstockIlustrasi pneumonia

"Kan baru ditemukan 31 Desember kemarin (2019), ke hari ini aja (17/1/2020), baru dua Minggu kan. Jadi masih terus dicari tahu dan diselidiki oleh WHO juga," ujarnya.

Virus misterius di Wuhan

Virus misterius asal China ini pertama kali mencuri perhatian pada tanggal 31 Desember 2019, ketika Kota Wuhan melaporkan adanya kasus-kasus pneumonia berat yang belum diketahui etiologinya.

Awalnya terdapat 27 kasus, tetapi kemudian meningkat menjadi 59 kasus dengan rentang usia antara 12-59 tahun.

Terdapat laporan kematian pertama terkait kasus pneumonia ini, yakni pasien usia 61 tahun dengan penyakit penyerta yaitu penyakit liver kronis dan tumor abdomen atau perut. Pasien tersebut meninggal pada tanggal 9 Januari 2020.

Lantas, muncul korban kedua, yakni seorang pria berusia 69 tahun yang meninggal pada hari Rabu (15/1/2020).

Sementara itu, dari 50 pasien lainnya yang sedang menjalani perawatan, dua pasien sudah dinyatakan boleh pulang dan tujuh pasien masih dalam kondisi yang serius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.