Kompas.com - 15/01/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi tsunami ShutterstockIlustrasi tsunami

2. Banyak daerah terpapar tsunami

Daerah terpapar dampak tsunami itu tersebar dan banyak di daerah teluk atau tanjung.

Terutama pada pemukimanan yang berada di pinggir pantau atau muara sungai dengan korban yang berjumlah banyak juga.

3. Adaptasi dan evakuasi mandiri

Widjo mengatakan bahwa bentuk antisipasi ke depannya adalah tataruang untuk hunian perlu agak menjauh dari pantai.

Selain itu juga, karena gempa bumi tsunami yang langka ini dapat tiba dalam waktu singkat.

Maka dari itu, evakuasi mandiri penting dikombinasikan dengan Early Warning System (EWS) yang cepat dan efektif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Belajar dari Mentawai, Mewaspadai Tsunami yang ?Senyap?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.