Peneliti Sebut Gempa Bumi Tsunami Mentawai 2010 adalah Kejadian Langka

Kompas.com - 14/01/2020, 08:03 WIB
Ilustrasi MAST IRHAM/EPAIlustrasi

KOMPAS.com - Para ilmuwan mengatakan, gempa dan tsunami yang pernah terjadi di Pulau Mentawai, Sumatera Barat, pada 2010 merupakan peristiwa langka.

Usai tsunami dahsyat yang mengguncang Pulau Mentawai tahun 2010, butuh waktu hampir satu minggu untuk mengirimkan bantuan oleh pemerintah kepada korban bencana.

Bencana ini menewaskan 509 orang dan lebih dari 11.000 orang kehilangan rumah mereka.

Tsunami yang terjadi memang seperti tidak sebanding dengan besarnya magnitudo gempa. Namun, gempa itu adalah gempa bumi tsunami.

Baca juga: Tidak Ada Megathrust di Selat Makassar, Simak Sejarah Gempa Sulawesi

Di mana peristiwa ini merupakan jenis gempa yang relatif ringan dan lambat, yang tidak biasanya menghasilkan gelombang tsunami yang besar.

Dari analisis terbaru, data menjelaskan apa yang terkait mengenai jenis gempa yang jarang terjadi tetapi mematikan.

Apa menariknya gempa bumi di Pulau Mentawai?

Dilansir Washington Post, Sabtu (11/1/2020), ahli geofisika Valerie Sahakian mengaku tahu kenapa banyak orang yang tidak sempat menyelamatkan diri dan tidak merasakan gempa saat kejadian.

Dalam tulisannya, Sahakian menjelaskan bahwa peristiwa ini termasuk sifat gempa bumi yang aneh.

Keanehan yang dimaksudkan ialah karena gempabumi itu lambat tetapi menghasilkan jumlah energi yang lebih besar daripada gempa lain dengan kekuatan yang sama.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Kegaduhan Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2, bukan Covid-19

Duduk Perkara Kegaduhan Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2, bukan Covid-19

Oh Begitu
Gonggong, Benda Langit Pertama yang Diberi Nama Dewa Orang Tionghoa

Gonggong, Benda Langit Pertama yang Diberi Nama Dewa Orang Tionghoa

Oh Begitu
Penuh Lele dan Nila, Ini Bukti Gurun Sahara Tak Setandus Sekarang

Penuh Lele dan Nila, Ini Bukti Gurun Sahara Tak Setandus Sekarang

Fenomena
Seorang Wanita di China Tularkan Virus Corona tanpa Gejala, Kok Bisa?

Seorang Wanita di China Tularkan Virus Corona tanpa Gejala, Kok Bisa?

Fenomena
Wabah Virus Corona, Perlukah Minum Suplemen untuk Mencegahnya?

Wabah Virus Corona, Perlukah Minum Suplemen untuk Mencegahnya?

Oh Begitu
Disebut Terinfeksi Covid-19, Indonesia Tolak Kapal World Dreams Bersandar

Disebut Terinfeksi Covid-19, Indonesia Tolak Kapal World Dreams Bersandar

Oh Begitu
Ini Kronologi Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2 dari Bali

Ini Kronologi Pria Jepang Positif SARS Coronavirus Tipe 2 dari Bali

Oh Begitu
Kemenkes: Pria Jepang yang Berlibur ke Bali Tidak Terinfeksi Covid-19

Kemenkes: Pria Jepang yang Berlibur ke Bali Tidak Terinfeksi Covid-19

Oh Begitu
Update Virus Corona 24 Februari: 2.696 Meninggal, 79.561 Terinfeksi

Update Virus Corona 24 Februari: 2.696 Meninggal, 79.561 Terinfeksi

Fenomena
Corona Wuhan Lumpuhkan Farmasi, Terawan Sebut Ini Peluang Indonesia

Corona Wuhan Lumpuhkan Farmasi, Terawan Sebut Ini Peluang Indonesia

Oh Begitu
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata Pengamat Sosial

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata Pengamat Sosial

Fenomena
Mitos atau Fakta, Makan Sebelum Berenang Bikin Tenggelam

Mitos atau Fakta, Makan Sebelum Berenang Bikin Tenggelam

Oh Begitu
Gempa Sintang Sabtu Malam, Bukti Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman Lindu

Gempa Sintang Sabtu Malam, Bukti Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman Lindu

Fenomena
Gempa Hari Ini: Bolaang Mongondow 2 Kali Diguncang Gempabumi

Gempa Hari Ini: Bolaang Mongondow 2 Kali Diguncang Gempabumi

Fenomena
Pohon Ini Sangat Beracun, Bahkan Jika Kita Berdiri di Bawahnya saat Hujan

Pohon Ini Sangat Beracun, Bahkan Jika Kita Berdiri di Bawahnya saat Hujan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X