Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Kita Punya Kotoran Telinga?

Kompas.com - 12/01/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi telinga anak ShutterstockIlustrasi telinga anak

Pasalnya, menggunakan alat seperti cotton bud berisiko membuat kotoran mengeras atau lebih buruk lagi mengenai gendang telinga kita.

Sebagai gantinya, cukup bersihkan kulit luar telinga dengan kain lembab. Itu saja, tak perlu yang lain.

Penumpukan kotoran telinga

Jika Anda mengalami gejala seperti infeksi telinga, berdengung, sulit mendengar, atau sakit telinga, mungkin Anda mengalami penumpukan kotoran telinga berlebih.

Mayo Clinic pernah menyarankan untuk memberi tetes minyak mineral, baby oil, atau hidrogen peroksida ke dalam telinga untuk melembutkan kotoran telinga.

Setelah satu atau dua hari, gunakan bulb spuit untuk menyemprotkan sedikit air hangat ke saluran telinga. Kemudian miringkan kepala agar kotoran mengalir keluar.

Jika solusi ini sudah dilakukan dan Anda masih merasa tak nyaman, Anda mungkin mengalami penumpukan telingan yang lebih serius. Untuk itu, kunjungi dokter Anda.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia: Alasan Kuku Tangan Cepat Tumbuh Dibanding Kaki

Masalah penumpukan kotoran telinga berlebih dialami banyak orang. Setidaknya sekitar 12 juta orang di dunia menemui petugas medis setiap tahun untuk masalah ini.

"Pada pasien lanjut usia, penumpukan kotoran telinga cukup umum. Ini salah satu alasan paling umum orang datang ke rumah sakit untuk masalah terkait pendengaran," kata Dr. Seth Schwartz, seorang otolaringologi Seallte.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X