Gerhana Bulan Penumbra : Kenapa Shalat Gerhana Tidak Perlu Digelar?

Kompas.com - 10/01/2020, 20:45 WIB
Foto kolase gerhana bulan sebagian dari fase awal (kiri), puncak gerhana sebagian (kedua kanan) dan fase akhir (kanan) yang terpantau dari Denpasar, Bali, Rabu (17/7/2019). Gerhana bulan sebagian berlangsung sekitar pukul 04.00 WITA hingga pukul 06.00 WITA tersebut dapat terlihat dari seluruh wilayah Indonesia menjelang bulan terbenam. ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANAFoto kolase gerhana bulan sebagian dari fase awal (kiri), puncak gerhana sebagian (kedua kanan) dan fase akhir (kanan) yang terpantau dari Denpasar, Bali, Rabu (17/7/2019). Gerhana bulan sebagian berlangsung sekitar pukul 04.00 WITA hingga pukul 06.00 WITA tersebut dapat terlihat dari seluruh wilayah Indonesia menjelang bulan terbenam.


KOMPAS.com - Langit Januari akan menampilkan lagi fenomena alam Gerhana Bulan Penumbra pada, Sabtu (11/1/2020).

Menurut Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), gerhana bulan terjadi saat Bumi, Bulan dan Matahari berada sejajar dalam satu garis lurus.

Ditinjau dari persepektif tiga dimensi dengan Bumi berada di antara Bulan dan Matahari.
Sebagai akibat dari kesejajaran tersebut, maka pancaran Matahari yang menuju ke bundaran Bulan akan terhalangi oleh Bumi.

Oleh karenanya, gerhana ini selalu terjadi pada malam hari. Karena ukuran Bumi lebih besar dari Bulan dan bergantung pada geometri pemblokiran sinar Matahari saat gerhana.

Baca juga: Jangan Lewatkan, Gerhana Bulan Penumbra Dini Hari Nanti 11 Januari

Maka pada saat itu, bagian Bumi manapun yang sedang mengalami malam hari dapat menyaksikan peristiwa Gerhana Bulan.

Dalam setiap tahun Hijriyyah terjadi 12 peristiwa oposisi Bulan-Matahari atau yang disebut istikhal dengan Bulan menempati salah satu di antara titik nodalnya.

Namun, tidak semua peristiwa tersebut menghasilkan Gerhana Bulan. Sebab orbit Bulan membentuk sudut 5° 14' terhadap ekliptika, sehingga Bulan tidak selalu menempati salah satu di antara titik nodalnya.

Lembaga Falakiyah telah melakukan hisab terhadap Gerhana Bulan tahun 1441 H. Hasilnya, ada sejumlah fase pada peristiwa Gerhana Bulan Penumbra yang jatuh pada Sabtu, (11/1/2020).

Baca juga: Catat, Ini Waktu Puncak Gerhana Bulan pada 11 Januari 2020

Awal gerhana akan dimulai pukul 00.07 WIB, pertengahan gerhana pada pukul 02.10 WIB dan fase Gerhana Bulan Penumbra akan berakhir pada pukul 04.12 WIB.

Fase-fase tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia, sehingga tidak ada perbedaan antara lokasi satu dengan lokasi lain.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X