Jika Jupiter Lemparkan Komet ke Bumi, Kita Punah seperti Dinosaurus

Kompas.com - 10/01/2020, 17:03 WIB
Rupa Jupiter ditangkap wahana nirawak milik NASA, Juno, pada (12/9/2019). Lingkaran hitam itu adalah bayangan bulan Jupiter, Io. Rupa Jupiter ditangkap wahana nirawak milik NASA, Juno, pada (12/9/2019). Lingkaran hitam itu adalah bayangan bulan Jupiter, Io.

KOMPAS.com - Beberapa astronom percaya bahwa Jupiter, bukannya melindungi Bumi dari komet dan asteroid berbahaya, justru melemparkan benda-benda langit ke tata surya bagian dalam.

Sebuah teori populer yaitu teori Jupiter Shield, menunjukkan bahwa dengan massa yang luar biasa, Jupiter bertindak seperti perisai raksasa di ruang angkasa. Planet tersebut menghisap atau menangkis puing-puing bebahaya yang tersisa dari pembentukan tata surya.

Meskipun masuk akal, tetapi selama dua dekade terakhir teori ini sudah dikesampingkan. Kevin Grazier dari West Point US Military Academy dan NASA adalah salah satu orang yang menyanggah teori ini.

Pada 2008, Grazier telah menerbitkan jurnal yang berisi Jupiter bukanlah menjadi pelindung Bumi, melainkan secara tidak langsung menjadi ancaman berbahaya.

Baca juga: Misteri Lingkaran Hitam di Permukaan Jupiter, Ternyata Bayangan Bulan

Dalam tulisan Grazier yang diterbitkan di Astronomical Journal pada 2018 dan royal Astronomical Journal pada 2019, ia membahas cara-cara rumit objek-objek di tata surya bagian luar dipengaruhi oleh planet-planet Jovian, yaitu Jupiter, Saturnus, Neptunus dan Uranus.

Serta, terdapat juga pembahasan mengenai patikel tubuh es dan bagaimana mereka ditransformasikan oleh Jupiter menjadi komet yang berpotensi mematikan.

Tulisan yang dibuat oleh Grazier perlahan menggeser teori populer tentang teori Jupiter Shield. Meskipun, diakui Grazier, teori Jupiter Shield tidak dapat disalahkan sepenuhnya. Jupiter atau bahkan Saturnus sebagai raksasa gas masih bertindak sebagai perisai atau pelindung.

Benda yang ditemukan di tata surya luar, itu cerita yang berbeda. Sementara itu, astronom dari University of Southern Queensland, Jonti Horner, salah satu penulis dari kedua studi tersebut, mengatakan bahwa Jupiter melakukan peran ganda.

Peran ganda tersebut yaitu menjadi perisai yang membersihkan ruang di dekat planet Bumi, di sisi lain juga melemparkan benda langit ke jalan dekat Bumi yang berarti juga sebuah ancaman.

"Untuk mengetahui sisi mana yang lebih penting, apakah Jupiter benar-benar teman atau musuh Bumi, perlu melihatnya secara detail," kata Horner.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X