WHO: Kali Pertama dalam 20 Tahun, Jumlah Pria Perokok Berkurang

Kompas.com - 22/12/2019, 19:05 WIB
Ilustrasi rokok ShutterstockIlustrasi rokok

KOMPAS.com - Jumlah pria yang menggunakan tembakau berkurang untuk pertama kalinya sejak pengumpulan data tentang masalah ini dimulai, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) melaporkannya pada hari Kamis (19/12).

Ini menandai langkah penting dalam upaya anti-merokok global, karena tren penurunan yang sebelumnya didorong oleh berkurangnya jumlah perokok wanita.

"Selama bertahun-tahun kita telah menyaksikan peningkatan yang stabil dalam jumlah laki-laki yang menggunakan produk tembakau yang mematikan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Tetapi sekarang, untuk pertama kalinya, kita melihat penurunan laki-laki perokok, didorong oleh sikap pemerintah yang lebih keras terhadap industri tembakau," imbuhnya lagi.

Baca juga: Sekolah Surabaya Dikepung Iklan Rokok, Kenapa Risma Tak Melarang?

Menurut WHO, jika dibandingkan dengan tahun 2000, di tahun 2018 pengguna tembakau berkurang hingga sekitar 600 juta orang.

Pada tahun 2020, organisasi ini memperkirakan bahwa akan ada 10 juta lebih sedikit perokok dibandingkan pada tahun 2018, dan pada tahun 2025 yang akan turun sebanyak 27 juta.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X