Mengapa Anda Mengikuti Orang Lain dalam Kelompok?

Kompas.com - 12/12/2019, 20:03 WIB
Ilustrasi anak sekolah dasar (SD) KOMPAS.com/Indra AkuntonoIlustrasi anak sekolah dasar (SD)

KOMPAS.COM - Ketika berada dalam sebuah kelompok, Anda mungkin mencoba untuk cocok atau sejalan dengan orang-orang sekitar agar dianggap normal oleh kelompok. Hal yang Anda lakukan merupakan perilaku konformitas.

Lalu, apa itu konformitas?

Dilansir dari Simply Psychology (2016), konformitas adalah jenis pengaruh sosial yang mengakibatkan perubahan keyakinan atau perilaku untuk menyesuaikan diri dengan suatu kelompok.

Perubahan keyakinan yang Anda lakukan merupakan respons terhadap tekanan kelompok dengan melibatkan kehadiran fisik orang lain atau membayangkan harapan sosial dari orang lain.

Pada dasarnya, konformitas merupakan bentuk menyerah pada pengaruh mayoritas atau sering disebut dengan tekanan kelompok. Bentuk tekanan kelompok berbeda-beda, misalnya intimidasi, persuasi, ejekan, kritik, dan sebagainya.

Ilustrasi berbisik Ilustrasi berbisik

Contoh dari konformitas adalah ketika seorang remaja berpakaian dengan gaya tertentu karena dia ingin menyesuaikan diri dengan orang-orang lain dalam kelompok sosialnya.

Dalam jurnal 'The Biological Bases of Conformity' yang ditulis T. J. Morgan dan K.N. Laland mengungkapkan, seorang peneliti bernama Jenness pada tahun 1932 melakukan eksperimen tentang konformitas.

Jenness meminta peserta untuk memperkirakan jumlah biji dalam botol. Mereka pertama-tama memperkirakan jumlahnya secara individu dan kemudian sebagai kelompok. Setelah mereka diminta sebagai kelompok, mereka kemudian diminta lagi secara individual.

Hasilnya, ia menemukan bahwa perkiraan mereka bergeser dari perkiraan semula menjadi lebih dekat dengan apa yang diperkirakan oleh anggota kelompok yang lain.

Baca juga: Alasan Ilmiah Kenapa Kita Suka Ikut-ikutan Pilihan Orang Lain

Berikut beberapa tipe utama dari konformitas seperti yang dilansir dari Very Well Mind:

Kesesuaian normatif, yaitu perubahan perilaku seseorang agar sesuai dengan kelompok.
Kesesuaian informasi, perilaku ini terjadi ketika seseorang kurang pengetahuan dan mencari informasi dan arahan kepada kelompok.
Identifikasi, merupakan perilaku yang terjadi ketika seseorang menyesuaikan diri dengan apa yang diharapkan dari mereka berdasarkan peran sosial mereka.
Internalisasi, merupakan perilaku yang terjadi ketika seseorang mengubah perilakunya karena ingin menjadi seperti orang lain.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X