Setara dengan Rumah Sakit Tipe C, Ini Fasilitas di RS Apung Nusa Waluya II

Kompas.com - 01/12/2019, 17:04 WIB
Rumah sakit apung Nusa Waluya II milik doctorSHAREs ( Yayasan Dokter Peduli) tengah berlabuh di Jakarta, Kamis (28/11/2019). DoctorSHAREs adalah lembaga non profit yang fokus menangani layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMORumah sakit apung Nusa Waluya II milik doctorSHAREs ( Yayasan Dokter Peduli) tengah berlabuh di Jakarta, Kamis (28/11/2019). DoctorSHAREs adalah lembaga non profit yang fokus menangani layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan.

KOMPAS.comRumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II adalah rumah sakit pertama di Indonesia yang terletak di atas tongkang. Ini adalah rumah sakit ketiga milik doctorSHARE, yang beroperasi sejak 2013.

RSA pertama milik doctorSHARE bernama RSA dr Lie Dharmawan. Kemudian, RSA kedua bernama Nusa Waluya I. Keduanya merupakan kapal yang secara bentuk mirip phinisi.

Kompas.com menyambangi RSA Nusa Waluya II pada Rabu (27/11/2019). Jika dibandingkan dengan rumah sakit di darat, RSA Nusa Waluya II setara dengan rumah sakit tipe C.

Baca juga: Ada Rumah Sakit Terapung di Teluk Bintuni, Begini Rupanya

Rumah sakit tipe C adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran subspesialis terbatas. Setidaknya rumah sakit tipe C memiliki pelayanan untuk penyakit dalam, bedah, kesehatan anak, serta kebidanan/ kandungan.

Rumah sakit apung Nusa Waluya II milik doctorSHAREs ( Yayasan Dokter Peduli) tengah berlabuh di Jakarta, Kamis (28/11/2019). DoctorSHAREs adalah lembaga non profit yang fokus menangani layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Rumah sakit apung Nusa Waluya II milik doctorSHAREs ( Yayasan Dokter Peduli) tengah berlabuh di Jakarta, Kamis (28/11/2019). DoctorSHAREs adalah lembaga non profit yang fokus menangani layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan.

Untuk ukuran rumah sakit apung, Nusa Waluya II memang cukup lengkap. Tak heran RSA ini pernah docking di Palu, Sulawesi Tengah, selama empat bulan pasca bencana tsunami dan gempa tahun lalu.

Jika ditotal, RSA Nusa Waluya II melayani 9.938 pasien di Palu. Termasuk 6 pasien yang melahirkan normal, 10 pasien melahirkan caesar, 27 pasien operasi mayor dan 64 operasi minor.

Dari IGD, Ruang Bedah, sampai Kamar Bayi

Saat berkunjung, saya dibawa berkeliling RSA tongkang pertama di Indonesia tersebut. B erikut aneka fasilitas di RSA Nusa Waluya II yang membuatnya setara dengan rumah sakit tipe C.

1. Poli kebidanan
Ini adalah tempat pasien (ibu hamil) melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter atau bidan. Di dalam ruangan ini terdapat bed, mesin USG dan beberapa perlengkapan penunjang.

2. Poli interna (penyakit dalam)
Saat docking di suatu tempat, doctorSHARE mendatangkan beberapa dokter spesialis. Salah satunya adalah Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Jika sedang tidak digunakan, ruangan ini juga digunakan sebagai Poli Umum.

Rumah sakit apung Nusa Waluya II milik doctorSHAREs ( Yayasan Dokter Peduli) tengah berlabuh di Jakarta, Kamis (28/11/2019). DoctorSHAREs adalah lembaga non profit yang fokus menangani layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Rumah sakit apung Nusa Waluya II milik doctorSHAREs ( Yayasan Dokter Peduli) tengah berlabuh di Jakarta, Kamis (28/11/2019). DoctorSHAREs adalah lembaga non profit yang fokus menangani layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan.

3. Poli gigi
Terdapat satu kursi khusus pasien poli gigi, juga beberapa perlengkapan penunjang. Banyak pasien di pedalaman Indonesia, terutama bagian timur, yang memiliki masalah gigi. Di ruang ini mereka melakukan scaling, cabut gigi, juga tambal gigi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X