Ilmuwan Temukan Rumus Baru untuk Hitung Usia Anjing Jadi Usia Manusia

Kompas.com - 20/11/2019, 07:53 WIB
Ilustrasi anjing dan pria Ilustrasi anjing dan pria

 

KOMPAS.com - Banyak orang mengonversi satu tahun anjing dengan tujuh tahun manusia. Namun, tampak perhitungan itu kini harus diubah. Para peneliti telah memiliki formula baru untuk mengubah umur anjing menjadi umur manusia.

Semua anjing -tidak peduli rasnya - mengikuti perkembangan yang serupa. Mereka mencapai pubertas sekitar usia 10 bulan dan mati sebelum usia 20 tahun.

Untuk meningkatkan penemuan faktor genetika yang berkaitan dengan penuaan, Tim Ideker, seperti yang dilansir dari Science (15/11/2019), fokus pada satu jenis tunggal, yaitu anjing Labrador Retrievers.

Mereka memindai pola metilasi DNA dalam genom 104 anjing, mulai dari usia 4 minggu hingga 16 tahun.

Untuk diketahui, metilasi atau penambahan metil pada DNA merupakan penanda molekuler paling menjanjikan untuk memprediksi penuaan dan usia harapan hidup saat ini. Metilasi DNA juga merupakan salah satu dari tiga mekanisme epigenetik.

Baca juga: Anjing Serang ART Hingga Tewas, Kenali Gejala hingga Pencegahan Rabies

Analisis mereka mengungkapkan bahwa anjing dan manusia memiliki metilasi terkait usia yang sama pada daerah genomik tertentu dengan tingkat mutasi yang tinggi.

Kemiripan-kemiripan itu sangat jelas ketika para ilmuwan mengamati anjing muda dengan manusia muda atau anjing tua dengan manusia tua.

Selain itu, mereka menemukan bahwa kelompok-kelompok gen tertentu yang terlibat dalam pengembangan mengalami metilasi yang sama selama penuaan pada kedua spesies.

"Kami sudah tahu bahwa anjing mendapatkan penyakit yang sama dan penurunan fungsi penuaan yang sama dengan manusia, dan karya ini memberikan bukti bahwa perubahan molekuler yang sama juga terjadi selama penuaan" kata Matt Kaeberlein, biogerontolog di University of Washington di Seattle.

Tim peneliti juga menggunakan laju perubahan metilasi pada anjing untuk mencocokkannya dengan jam epigenetik manusia, meskipun konversi usia anjing yang dihasilkan sedikit lebih kompleks daripada “dikalikan tujuh.”

Baca juga: Mirip Unicorn, Anak Anjing Ini Punya Ekor Unik di Dahi

Halaman:


Sumber Science
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Fenomena
Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Kita
Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac 'Aman'

Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac "Aman"

Fenomena
BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

Fenomena
Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Fenomena
Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Oh Begitu
2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

Oh Begitu
Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Oh Begitu
Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Oh Begitu
Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Oh Begitu
Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Fenomena
Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Kita
Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Oh Begitu
Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Kita
Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X