Kompas.com - 11/11/2019, 09:05 WIB

KOMPAS.com - Melalui pendampingan dan pelatihan yang diberikan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), para peternak di Nusa Tenggara Barat telah mampu memecahkan tiga rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2019.

Rekor MURI yang diperoleh yaitu recording 2019 ekor sapi menggunakan aplikasi berbasis android selama 3 bulan, inseminasi buatan sperma sexing pejantan yang pertama pada 2019 sapi dengan kriteria SNI , dan produksi silase sebanyak 2019 kilogram oleh 120 peternak.

Program pendampingan dan pelatihan yang diberikan oleh LIPI kepada para peternak sapi di NTB yaitu mengembangkan konsep good breeding practice.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati menjelaskan bahwa konsep good breeding practice merupakan konsep pemuliaan ternak berbasis recording yang baik.

Baca juga: Dapat Daging Kurban, Adakah Kandungan Vitamin dalam Sapi?

“Kami menitik beratkan pada sapi Bali karena jenis ini merupakan asli Indonesia berdasar hasil analisis yang kami lakukan didapatkan keunggulan kualitas genetik pada sapi Bali jantan,” kata Enny dalam acara Expo 5 Tahun Kiprah LIPI di NTB, Banyumulek (5/11/2010).

Banyak hal yang menjadi fokus pelaksanaan good breeding practice yang dilakukan tersebut, mulai dari pemberian pakan ternak, pembibitan ternak, pengolahan limbah ternak, dan pengolahan paska panen produk.

Pemberian pakan ternak

Menurut Enny, dalam pelaksanaan pengembangan konsep tersebut, kualitas pakan juga menjadi dasar yang harus diperhatikan, karena pakan memegang peranan penting pada penggemukan sapi jantan.

Adapun untuk menjaga kualitas pakan tersebut, perhatian dan pengembangan peneliti berfokus pada bahan baku baku lokal yang tersedia di NTB dalam menyusun pakan untuk penggemukan sapi Bali jantan.

Bahkan, kata Enny, pengolahan pakan telah melahirkan beberapa UKM yang mampu menghasilkan produk pakan awetan silase, konsentrat dan bahan pakan aditif probiotik.

Baca juga: LIPI Kembangkan Produk Ramah Lingkungan dari Komponen Utama Kayu

“Saat ini kami telah mengembangkan probiotik yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik pada saluran pencernaan sapi sehingga dapat meningkatkan penyerapan zat gizi pada sapi. Hasilnya, sapi akan lebih cepat gemuk,” tutur Enny.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal Idul Adha di 86 Lokasi, Ini Daftarnya

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal Idul Adha di 86 Lokasi, Ini Daftarnya

Fenomena
Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Oh Begitu
2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

Fenomena
Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

Oh Begitu
Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.