Jakarta Diprediksi Tenggelam pada 2050, Ini Kata Panel Ilmuwan PBB

Kompas.com - 07/11/2019, 20:03 WIB
Ilustrasi Jakarta ThinkstockIlustrasi Jakarta

Jakarta tenggelam bukan cuma karena perubahan iklim

Untuk penurunan muka tanah di Jakarta, Intan mengatakan, tak hanya disebabkan oleh kenaikan permukaan air laut.

Tanah di Jakarta juga turun karena perilaku masyarakat kita, yakni penyedotan air tanah.

Laporan IPCC menunjukkan, perubahan iklim menyebabkan laut semakin panas, semakin asam, dan kekurangan kadar oksigen.

Namun, pengasaman atau penurunan pH air laut bisa disebabkan karena pengasaman laut (ocean acidification) dan pengasaman pesisir (coastal acidification).

Pengasaman laut adalah penurunan tingkat keasaman air laut akibat reaksi antara gas rumah kaca CO2 dan air laut.

Namun Intan mengatakan, di kawasan perairan Indonesia juga terjadi pengasaman pesisir oleh aktivitas lokal manusia. Misalnya karena pembuangan limbah yang membuat laju pengasaman air laut lebih tinggi dibanding secara global.

Meski sulit, ada beberapa hal yang menurut Intan bisa dilakukan untuk merespons keadaan ini.

Salah satunya dengan pembuatan tanggul, penganggulangan limbah yang efektif, dan restorasi ekosistem lamun yang dapat memengaruhi pH air laut secara lokal.

"Yang pasti kita harus melakukan aksi-aksi adaptasi, enggak bisa kita cuma diem saja. Di laporan PBB ada banyak cara untuk menanggulangi ini, bisa kita bikin tanggul, bisa dimundurin kotanya istilahnya, dan lain-lain," ungkap Intan.

"Intinya adalah, kalau kita melakukan adaptasi, dampak untuk melindungi masyarakat cukup signifikan di kota-kota besar, karena kan populasinya lebih tinggi," sambungnya.

Namun menurutnya, untuk di kota-kota besar memang harus membangun semacam tanggul.

Baca juga: Interceptor 001, Alat Canggih Pembersih Sampah Sungai Beroperasi di Jakarta

Intan mengingatkan, selain Jakarta, kota-kota besar yang landai seperti Semarang dan pulau-pulau kecil di Indonesia sebenarnya juga terancam tenggelam hingga 2100.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X