Kompas.com - 05/11/2019, 11:32 WIB

KOMPAS.com - Untuk orang-orang yang tinggal di daerah yang memiliki empat musim, mereka pasti mengakui bahwa musim dingin memang memiliki pesonanya tersendiri, pemandangan pertama di pagi hari melihat salju tertimbun yang belum tersentuh siapapun memang tidak bisa digantikan.

Namun, untuk beberapa orang dengan Seasonal Affective Disorder (SAD) musim dingin menjadi tidak menyenangkan.

Seasonal Affective Disorder atau Gangguan Afektif Musiman adalah salah satu dari kategori depresi yang muncul hanya pada musim tertentu.

Pada beberapa orang, gejala SAD akan bermula pada musim gugur, yang menjadi musim transisi dari hari-hari yang hangat dan kering menjadi hari-hari berangin, banyak hujan dan suhu akan turun secara drastis. Gejala-gejala ini akan menguat ketika musim dingin itu tiba.

Baca juga: Kulit Gatal Berkaitan dengan Kesehatan Mental, Bagaimana Bisa?

Apa saja yang terjadi ketika orang mengalami SAD?

Gejala SAD sama dengan beberapa kriteria yang dibutuhkan untuk diagnosa sebagai depresi serius, seperti suasana hati yang depresif, perasaan putus asa yang kuat, kehilangan energi dan konsentrasi, hingga pikiran bunuh diri.

Beberapa gejala yang membedakan SAD dengan depresi lainnya antara lain: merasa berat di bagian kaki dan lengan, sering kesiangan, keinginan besar untuk memakan cemilan terus menerus, sampai masalah hubungan.

Lantas, apa peran musim dan bagaimana ini bisa terjadi?

Hormon yang membuat kita senang dan lelah

Tubuh kita membutuhkan asupan sinar matahari untuk membentuk vitamin D secara alami, vitamin ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama tulang.

Secara tidak sadar, paparan sinar matahari yang mengenai kulit kita membantu tubuh kita memproduksi vitamin D dengan membakar kolesterol yang ada di kulit. Selain sebagai asupan vitamin D, matahari juga memiliki dampak yang kuat pada suasana hati kita.

Tubuh manusia memiliki hormon yang berperan dalam pengaturan suasana hati dan "kesegaran" kita, yaitu serotonin, dan hormon lain yang mengatur jadwal tidur biologis kita, yaitu melatonin.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.