Mindanao Filipina Diguncang 3 Kali Gempa Kuat, Kata BMKG Mirip Lombok

Kompas.com - 31/10/2019, 12:32 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

KOMPAS.com - Kamis pagi (31/10/2019) sekitar pukul 8.11 WIB, wilayah Mindanao Filipina Selatan kembali diguncang gempa kuat.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki magnitudo M 6,5. Episenter terletak di darat pada jarak 9 km arah timur Kisante, Filipina, pada kedalaman 10 km. Seperti gempa sebelumnya gempa ini dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme sesar geser (strike-slip).

Ini adalah gempa kuat yang ke-3 yang berpotensi menimbulkan kerusakan.

Sebelumnya gempa kuat pertama terjadi pada 16 Oktober 2019 (M 6,4), selanjutnya disusul kembali gempa kuat pada 29 Oktober 2019 (M 6,6), dan hari ini, Kamis, 31 Oktober 2019 terjadi lagi M 6,5.

Baca juga: Gempa Dahsyat Guncang Mindanao Filipina, Terasa Sampai Indonesia

Daryono selaku Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG menjelaskan, kejadian 3 gempa dahsyat dengan dampak merusak ini dikenal dengan istilah triplet.

"Triplet adalah 3 gempa kuat yang terjadi pada lokasi berdekatan dengan kekuatan yang hampir sama," terang Daryono.

Daryono melanjutkan, fenomena ini mirip dengan peristiwa gempabumi yang terjadi di Lombok.

"Akan tetapi di Lombok kita menyebutnya sebagai 'multiplet' karena gempa kuatnya cukup banyak dengan magnitudo yaitu 6,4; 7,0; 5,8; 6,2; dan 6,9," imbuhnya.

Daryono berharap, semoga gempa yang terjadi di Mindanao berhenti sampai gempa triple, tidak berlanjut menjadi multiplet seperti gempa Lombok.

"Semoga saja apa yang terjadi di Mindanao ini cukup triplet saja, dan tidak berlanjut menjadi multiplet seperti yang terjadi di Lombok, mengingat kerusakan yang ditimbulkan sudah cukup parah," ungkapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X