Kompas.com - 29/10/2019, 18:32 WIB
Ilustrasi polio Ilustrasi polio

KOMPAS.com - Pada peringatan Hari Polio Dunia, Kamis (24/10/2019), WHO mengumumkan polio tipe tiga telah berhasil dimusnahkan.

Keberhasilan ini merupakan pencapaian bersejarah kemanusiaan. Namun, data baru mengungkapkan bahwa terlalu sedikit anak di Jerman yang mendapatkan imunisasi polio.

Komisi Global untuk Sertifikasi Pemberantasan Poliomyelitis yang merupakan sebuah panel ahli, mengonfirmasi pemberantasan polio masih meninggalkan satu penularan, yakni jenis virus polio liar tipe satu. Virus tipe dua telah diberantas pada tahun 2015.

"Pemberantasan virus polio liar tipe tiga adalah tonggak utama menuju dunia yang bebas polio, tetapi kita tidak bisa santai," kata Matshidiso Moeti, Direktur Regional WHO untuk Afrika. Dalam populasi yang tidak divaksinasi, virus polio dapat menyebar dengan cepat.

Baca juga: Dokter AS Gunakan Virus Polio untuk Obati Kanker Otak

Jerman tertinggal

Robert Koch Institute memperingatkan bahwa Jerman tertinggal dalam perang melawan penyakit yang mengancam jiwa itu, dan mengatakan terlalu sedikit anak-anak di negara itu yang divaksinasi polio.

Data terbaru lembaga tersebut mengungkapkan bahwa tingkat vaksinasi terhadap polio pada awal tahun ajaran 2017 hanya 92,9 persen, jumlah ini masih di bawah angka rekomendasi standar WHO yaitu 95 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru bicara UNICEF memperingatkan bahwa Jerman telah mengembangkan rasa aman palsu tentang virus tersebut.

"Berbagai negara harus memperkuat imunisasi rutin untuk melindungi masyarakat, meningkatkan pengawasan rutin sehingga kami dapat mendeteksi risiko polio yang muncul," kata Moeti dalam sebuah pernyataan.

Polio menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan yang tidak dapat diobati dalam hitungan jam. Meskipun virus tidak dapat disembuhkan, polio dapat dicegah dengan vaksinasi.

Penurunan dramatis dalam kasus polio di seluruh dunia sebagian besar disebabkan oleh kampanye kesehatan masyarakat yang mendorong imunisasi bayi dan anak-anak.

Baca juga: Kala Imam dan Bangsawan Bertekat Menghapus Polio di Nigeria

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.