Kompas.com - 25/10/2019, 17:05 WIB

Ini jelas kebalikan dengan manusia yang akan melambat begitu kepadatan jalanan mencapai 40 persen kapasitasnya, bahkan saat manusia hanya berjalan kaki.

Menurut para peneliti, semut bisa melakukan hal ini karena dua hal sederhana, yaitu tidak egois dan mampu menahan diri.

Semut meregulasi kecepatannya sendiri. Ketika jalanan agak padat, mereka akan mempercepat diri hingga arus atau kapasitas maksimum jalanan tercapai.

Sebaliknya, ketika jalanan terlalu padat, semut yang ada di belakang akan melambatkan diri, dan yang masih berada di sumber makanan atau sarang bahkan tidak masuk ke jalanan.

Para peneliti pun menulis, kemacetan selalu terjadi di kalangan manusia, di mana setiap individu hanya mengejar tujuan pribadinya.

"Sebaliknya, semut berbagai tujuan yang sama: keselamatan koloni, sehingga mereka pun bertindak secara kooperatif untuk mengoptimisasikan hasil makanan," tulis mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.