Kompas.com - 22/10/2019, 07:05 WIB
Ilustrasi tempat makan plastik coffeekaiIlustrasi tempat makan plastik

KOMPAS.com - Meskipun umum terjadi, rupanya kanker masih diselubungi oleh banyak rumor.

Beberapa yang sering didengar dan diperbincangkan masyarakat ialah memanaskan makanan dalam plastik menggunakan microwave, stres dan radiasi dari ponsel dapat menyebabkan kanker.

Namun, benarkah demikian? Dalam sebuah acara bertajuk Patient Journey in Oncology Total Solution yang diadakan oleh PT Kalbe Farma Tbk di Bogor, Selasa (7/10/2019), Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Profesor DR Dr Aru W Sudoyo SpPD KHOM FINASIM FACP membahas ketiga hal ini.

Baca juga: Ikan Asin Juga Bisa Jadi Penyebab Kanker, Ini Penjelasan Ahli

Makanan berwadah plastik dalam microwave

Aru menjelaskan bahwa plastik memang memiliki dampak bagi kesehatan tetapi tidak secara langsung terhadap kanker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ya kita tahu lah ya, plastik itu mengotori bumi. Terus plastik mikro itu memiliki dampak kesehatan memang, tapi tidak langsung ke kanker,” ujarnya.

Menurut dia, efek plastik pada kesehatan tubuh tergantung pada jenis plastiknya.

“Kalau plastik (yang bisa) microwave itu tidak terlalu, tapi ada indikasi plastik yang jelek itu styrofoam, karena kalau styrofoam itu dijadikan wadah makanan, dan makanannya itu berlemak atau panas maka zat styrene di styrofoamnya itu akan pindah ke makanan,” tuturnya.

Kontaminasi zat styrene lewat makanan bisa menyebabkan gangguan pada sistem saraf, sakit kepala, meningkatkan risiko leukimia dan limfoma, serta dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin dan menyebabkan bayi lahir cacat.

“Serta jeleknya styrofoam itu lama sekali hancur. Tapi yang jelas kalau untuk plastik yang dipanaskan di microwave penyebab kanker itu mitos,” ucap dia.

Baca juga: Pakar Toksikologi: Kertas Cokelat Pembungkus Makanan Mengandung Racun

Radiasi ponsel

Aru menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaruh radiasi ponsel terhadap kanker masih dalam penyelidikan atau penelitian para ahli.

“Radiasi handphone itu masih diselidiki, namun belum ada vonis yang jelas hingga sekarang. Apakah radiasi ponsel itu memang bisa memicu kanker atau tidak? Tapi yang jelas penggunaan ponsel dalam waktu lama itu memang mengganggu kesehatan lainnya,” kata dia.

Stres

Sama halnya dengan wadah plastik yang dipanaskan, stres ternyata juga tidak menimbulkan penyakit kanker secara langsung.

“Ya kecuali dari stres itu, seseorang mengubah perilakunya dalam habit (kebiasaan) yang buruk,” tutur Aru.

Kebiasaan buruk, baik itu pola makan, malas berolahraga dan sebagainya, akan menurunkan daya tahan tubuh dan membuat sel kanker jadi lebih mudah menyerang.

Itulah sebabnya, Aru menyarankan untuk melakukan menyembuhkan diri ketika sedang mengalami stres, agar mendapatkan ketenangan jiwa dan terhindar dari efek akhir, yaitu kanker.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.