Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Kompas.com - 16/10/2019, 11:14 WIB
Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (15/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVITempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (15/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada Januari 2020 nanti diperkirakan sudah overload atau penuh.

Kepala Satuan Pelaksana TPU Pondok Ranggon Marton Sinaga mengatakan, TPU yang memiliki tanah seluas 70 hektar itu sudah tidak dapat menampung jenazah lagi tahun depan.

"Sekedar informasi nanti di bulan Januari (2020) ini kita sudah penuh. Antara Januari atau Februari lah kita perhitungkan sudah overload," kata Marton di TPU Pondok Ranggon, Selasa (15/10/2019).

Dia menambahkan, mulai Januari 2020 nanti, pihaknya hanya akan melayani pemakaman tumpang. Artinya, pemakaman yang tumpang dengan makam keluarganya.

Baca juga: Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

"Mulai saat itu kita hanya melayani makam tumpang di satu keluarga," ujar Marton.

Saat ditanya rencana perluasan tanah TPU, Marton belum mengetahuinya karena hal tersebut merupakan ranah Dinas Kehutanan DKI Jakarta.

Namun, dia menyarankan agar perluasan tanah TPU dilakukan di lokasi lain yang berbeda dari TPU Pondok Ranggon yang kini telah menampung 68 ribu petak makam itu.

"Paling di lokasi lain lah, artinya tidak di sini tapi beda lokasi. Karena di sini saya magarin saja sudah diprotes warga. Ya mungkin tidak terima yah, kok kuburan gitu," ujar Marton.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X