Alasan Hanya Ranitidin Injeksi yang Ditarik BPOM, Begini Kata Ahli

Kompas.com - 09/10/2019, 13:57 WIB
Ilustrasi suntik injeksi ShutterstockIlustrasi suntik injeksi

KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) RI mengeluarkan perintah untuk menarik lima produk ranitidin yang terdeteksi mengandung N-nitrosodimethylamine ( NDMA).

NDMA disinyalir sebagai zat yang bisa menyebabkan kanker atau bersifat karsinogenik setelah 70 tahun pemakain yang terjadi pada 1:100.000 pasien.

Diberitakan Kompas.com pada Senin (7/10/2019), ranitidin merupakan obat yang digunakan untuk menekan produksi asam lambung. Obat ini sudah beredar sejak 1889.

Selama 30 tahun beredar di pasaran, ranitidin dijual dalam bentuk tablet, sirup, dan injeksi.

Namun, hanya ranitidin injeksi atau cairan untuk suntikan yang ditarik BPOM.

Baca juga: BPOM Tarik 5 Produk Ranitidin yang Terdeteksi Kandung Zat Penyebab Kanker

Produk ranitidin yang diperintahkan penarikannya setelah terdeteksi mengandung NDMA adalah Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL dengan pemegang izin edar PT Phapros Tbk.

Adapun produk ranitidin yang terdeteksi NDMA dan ditarik sukarela adalah:

  • Zantac Cairan Injeksi 25 mg/mL dari PT Glaxo Wellcome Indonesia
  • Rinadin Sirup 75 mg/5mL dari PT Global Multi Pharmalab Indoran
  • Cairan Injeksi 25 mg/mL dari PT Indofarma
  • Ranitidine cairan injeksi 25 mg/ML dari PT Indofarma.

Terkait kenapa ranitidin injeksi yang ditarik BPOM, Ketua Yayasan Kanker Indonesia Profesor DR Dr Aru W Sudoyo SpPD KHOM FINASIM FACP yang ikut bergabung dalam rapat menjelaskan bahwa hanya ranitidin dalam bentuk injeksi yang diakui terkontaminasi karsinogen.

"Sebenarnya masyarakat tidak perlu cemas, itu (ranitidin) yang injeksi atau yang cara pakainya disuntikkan yang terkontaminasi," ucap Aru di Cibinong, Selasa (7/10/2019).

Kecurigaan tentang kontaminasi ranitidin pertama kali diidentifikasi oleh BPOM Amerika Serikat (FDA).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X