Seri Hewan Nusantara: Tikus Ompong, Satwa Endemik Sulawesi Hanya 3 Ekor di Dunia

Kompas.com - 30/09/2019, 12:32 WIB
Tikus Ompong (Paucidentomys vermidax) endemik di Sulawesi. Hewan ini baru ada 3 ekor di dunia. Tikus Ompong (Paucidentomys vermidax) endemik di Sulawesi. Hewan ini baru ada 3 ekor di dunia.

Berdasarkan identifikasi, Paucidentomys vermidax memiliki dua pasang gigi seri yang runcing sebagai senjata andalan untuk berburu makanan.

Makanan tikus ompong

Paucidentomys artinya tidak bergigi. Sementara vermidax merupakan penggabungan dua kata, vermin dan dax. Vermin artinya cacing, sedangkan dax berarti pemakan.

Dari arti nama ilmiah tersebut dapat diketahui, tikus ompong merupakan hewan pengerat tak bergigi yang memakan cacing.

"Pauci itu tidak, dento ialah gigi, mys itu tikus, vermi (artinya) cacing, dax (artinya) penghancur atau pemakan. Artinya hasil penelitian banyak ditemukan material badan atau organ dari cacing," ujarnya.

Habitat tikus ompong

Tikus ompong ditemukan di Gunung Latimojong ( Sulawesi Selatan) dan Gunung Gandangdewata (Sulawesi Barat) pada ketinggian 1.700 sampai 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tikus ompong merupakan jenis tikus yang spesialis hidup di dataran tinggi dan endemik di Sulawesi.

"Ya, (tikus ompong) endemik di Sulawesi Central Core. Habitatnya masih hutan primer, pasti belantara. Dan karena di dataran tinggi, ada karakter hutan berlumut juga disana," ucap Anang.

Anang menambahkan, tikus ompong merupakan bukti dari kebaruan ekologis yang sangat erat kaitannya dengan perubahan iklim dan didukung oleh karakter morfologi.

Baca juga: Bisa Melihat di Malam Hari, Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tikus

Baru ditemukan 3 tikus ompong

Para ilmuwan mengaku kesulitan mencari tikus ompong karena habitatnya yang sangat spesifik dan jumlah populasi yang kemungkinan sangat kecil.

"Penemuan tikus ompong tidak disengaja. Apalagi untuk Sulawesi, masih banyak keanekaragaman hayati yang belum terungkap, dari sisi fauna, flora atupun mikroorganismenya," ujar Anang.

Anang berkata, hingga saat ini baru tiga individu tikus ompong di dunia dan semuanya tersimpan di Museum Zoologicum Bogoriense, Cibinong, Bogor.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X