Penularan Penyakit Rabies di NTT Bisa Dicegah, Asalkan...

Kompas.com - 28/09/2019, 18:32 WIB
Ratusan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Undana Kupang, mengikuti seminar dengan mengenakan busana adat KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERERatusan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Undana Kupang, mengikuti seminar dengan mengenakan busana adat

Emerging dan re-emerging infectious disease

Maria menjelaskan, rabies merupakan bagian dari emerging dan re-emerging infectious disease.

Emerging dan re-emerging infectious disease merupakan penyakit menular pada manusia dan hewan, dengan tingkat kejadian yang meningkat dalam dua dekade terakhir.

Peningkatan angka kejadian penyakit ini jelas menjadi ancaman baru pada masa yang akan datang dengan cakupan geografis yang meluas.

New Emerging Infection Disease lanjut Maria, kalau diterjemahkan artinya adalah infeksi yang baru muncul.

Sebagian besar infeksi yang baru muncul tersebut dominan bersumber dari binatang atau yang biasa disebut zoonosis.

Sedangkan Re-emerging Disease merupakan penyakit yang terjadi karena adanya mutasi dari penyakit awal.

Maria menjelaskan, penyakit emerging ini contohnya seperti cacar monyet, yang merupakan virus tipe baru.

Saat ini, fokus penyakit emerging yang dibahas adalah rabies, khususnya di NTT karena masih banyak kejadian tertular rabies di sana terutama di Pulau Flores.

Sementara penyakit cacar monyet paling banyak ada di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Setelah penyakit itu muncul, diusahakan segera diobati, agar jangan meluas ke daerah lainnya di Indonesia.

Menurut Maria, dampak dari emerging dan re-emerging infectious disease yakni gangguan kesehatan pada masyarakat yang menyebabkan kematian, pambatasan ekspor ternak dan produksinya dan penurunan produktifitas dan manusia yang tertular.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X