Kompas.com - 27/09/2019, 19:36 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

10 Alasan itu adalah lupa untuk meminumnya, terlalu sibuk, tidak paham cara menggunakan kontrasepsi, sedang terjadi perubahan besar dalam hidup, sedang berlibur ke negara lain yang jamnya terpaut jauh, dan tidak meletakkan pil di tempat yang mudah diambil.

Lalu, ketiadaan apotik yang menjual pil, anggapan bahwa pil mahal, mengalami KDRT dan budaya yang menghalangi kontrasepsi.

Selain jam minum yang berubah-ubah, kesalahan lain yang sering terjadi dalam penggunaan pil kontrasepsi adalah waktu berhentinya.

Dokter Boy berkata bahwa bila ingin berhenti, maka perempuan harus menyelesaikan satu strip pil KB terlebih dahulu. Berhenti sebelum satu strip selesai akan menyebabkan withdrawal atau gejala putus obat.

"(Gejala putus obat) ini dia akan ada flek, ada pendarahan. Bahkan mungkin bisa terjadi kehamilan. Jadi kalau mau berhenti jangan di tengah-tengah, sebaiknya selesaikan satu strip," kata Boy.

Hal ini berlaku bagi kemasan yang berisi 21 maupun 28 butir pil.

Untuk diketahui, pil kontrasepsi cukup beragam, baik secara dosis maupun kemasan. Namun, kemasan 28 pil sebenarnya sama saja dengan 21 pil, yakni penggunaannya sama-sama mengikuti pola 28 hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kemasan 21 pil, perempuan yang telah menyelesaikan satu strip beristirahat selama seminggu untuk memberi waktu tubuh menstruasi sebelum lanjut lagi dengan kemasan yang baru.

Sementara itu, pada kemasan 28 pil, perempuan yang menggunakannya tidak perlu berhenti dahulu dan bisa langsung melanjutkan dengan kemasan baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.