Kompas.com - 19/09/2019, 11:08 WIB
Dalam sebuah pameran di New York, ilmuwan berhasil mengubah berlian kuning berkilau menjadi hitam pekat.

Dalam sebuah pameran di New York, ilmuwan berhasil mengubah berlian kuning berkilau menjadi hitam pekat.

KOMPAS.com - Belum lama ini para ilmuwan dan seniman di gedung New York Stock Exchange (NYSE) membuat heboh, lantaran berlian 16,78 karat yang bernilai lebih dari RP 28 miliar hilang.

Sebenarnya berlian sangat mahal itu tidak benar-benar menghilang.

Namun para ilmuwan dari Masschusetts Institute of Technology (MIT) bekerja sama dengan seniman Diemut Strebe, menyelimuti berlian berkilau kuning dengan lapisan nanotube karbon yang baru ditemukan.

Menurut laporan riset yang terbit di jurnal ACS Applied Materials & Interfaces (12/9/2019), nanotube karbon mampu mengubah objek 3D menjadi hitam alias hampir 100 persen bebas cahaya.

Baca juga: Terkonfirmasi, Garam Laut Bisa Hasilkan Berlian

Dalam laporan tersebut dijelaskan,  nanotube karbon adalah struktur paling hitam yang pernah dibuat. Nanotube karbon dapat menyerap 99,996 persen setiap cahaya yang menyentuhnya sehingga secara otomatis menggelapkan suatu benda.

"Materi kami 10 kali lebih hitam dari apapun yang pernah dilaporkan," kata penulis Brian Wardle, seorang profesor aeronautika dan astronotika di MIT, dalam sebuah pernyataan yang dilansir Live Science, Sabtu (14/9/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wardle bersama timnya menciptakan lapisan baru tersebut secara tidak sengaja, ketika sedang meningkatkan nanotube karbon pada permukaan seperti aluminium foil.

Salah satu masalah dengan alumunium, menurut penemuan mereka, adalah lapisan oksida terbentuk setiap kali permukaannya terpapar udara terbuka, menciptakan penghalang kimia yang mengganggu antara nanotube dan foil.

Untuk menghilangkan oksida-oksida ini, mereka merendam foil dalam air asin, kemudian memindahkannya ke oven kecil di mana nanotube dapat tumbuh tanpa gangguan oksigen.

Dengan jutaan nanotube yang kusut, foton cahaya yang masuk hilang dan mengalami kesulitan untuk keluar dari permukaan kertas karena bentuknya sama seperti hutan berbulu yang berukuran mikroskopis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Cegah Penyakit Khas Musim Hujan, dari DBD hingga Alergi Dingin

Cara Cegah Penyakit Khas Musim Hujan, dari DBD hingga Alergi Dingin

Kita
Begini Perjalanan Masuknya Virus Corona ke dalam Tubuh Sampai Merusak Organ

Begini Perjalanan Masuknya Virus Corona ke dalam Tubuh Sampai Merusak Organ

Oh Begitu
Mengapa Varian Delta Plus Lebih Mengkhawatirkan? Ini Penjelasannya

Mengapa Varian Delta Plus Lebih Mengkhawatirkan? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Terdeteksi Siklon Tropis Malou dan Bibit Siklon 99W, Ini Dampaknya di Indonesia

Terdeteksi Siklon Tropis Malou dan Bibit Siklon 99W, Ini Dampaknya di Indonesia

Oh Begitu
4 Penyakit yang Berpotensi Meningkat Saat Musim Hujan

4 Penyakit yang Berpotensi Meningkat Saat Musim Hujan

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Alasan Aktivitas Gempa Swarm Salatiga Harus Diwaspadai | Sinyal Misterius di Luar Angkasa

[POPULER SAINS] Alasan Aktivitas Gempa Swarm Salatiga Harus Diwaspadai | Sinyal Misterius di Luar Angkasa

Oh Begitu
Vaksin Kombinasi Efektif Mencegah Covid-19, Studi Jelaskan

Vaksin Kombinasi Efektif Mencegah Covid-19, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Dikira Pemakan Daging, Dinosaurus Ini Ternyata Herbivora Pemalu

Dikira Pemakan Daging, Dinosaurus Ini Ternyata Herbivora Pemalu

Oh Begitu
Kenapa Matahari Berwarna Kuning dan Langit Berwarna Biru Saat Siang Hari?

Kenapa Matahari Berwarna Kuning dan Langit Berwarna Biru Saat Siang Hari?

Oh Begitu
Sinyal Misterius Diduga dari Alien, Ternyata Sinyal Radio Buatan

Sinyal Misterius Diduga dari Alien, Ternyata Sinyal Radio Buatan

Fenomena
Tak Ada Kulkas, Begini Cara Manusia Purba Menyimpan Makanan

Tak Ada Kulkas, Begini Cara Manusia Purba Menyimpan Makanan

Oh Begitu
70 Persen Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid

70 Persen Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid

Oh Begitu
Sisa Fosil Triceratops Terbesar Si Big John Dibeli Kolektor

Sisa Fosil Triceratops Terbesar Si Big John Dibeli Kolektor

Fenomena
Epidemiolog: Delta Plus di Inggris Bisa Gantikan Dominasi Varian Delta

Epidemiolog: Delta Plus di Inggris Bisa Gantikan Dominasi Varian Delta

Oh Begitu
Ahli Sebut Terobosan Baru Akan Membantu Kita Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Ahli Sebut Terobosan Baru Akan Membantu Kita Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.