Banyak Warga Jabar Hanya Makan Kecap dan Kerupuk, Ini Kata Pakar Gizi

Kompas.com - 16/09/2019, 20:05 WIB
Hidayat (7) warga Dusun Pulosari, RT 015 RW 005, Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang menderita gizi buruk. HANDOUTHidayat (7) warga Dusun Pulosari, RT 015 RW 005, Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang menderita gizi buruk.

KOMPAS.com – Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya Kamil, baru-baru ini mengungkapkan kekhawatirannya terhadap gizi masyarakat Jawa Barat yang ada di pelosok.

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat itu mengatakan, di pelosok Jabar masih banyak warga yang kekurangan gizi.

“Kesadaran gizi masyarakat di kota besar sudah paham. Tapi di pelosok, masih banyak yang merasa capruk (kecap kerupuk) sudah cukup,” tutur Atalia di sela-sela Pameran Katering Jabar, Bandung, Minggu (15/9/2019).

Ahli nutrisi Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengatakan, jenis makanan yang disebutkan Atalia yakni kecap dan kerupuk tidak bisa memenuhi unsur gizi terutama bagi anak-anak.

“Itu semua karbo ya, sedih amat. Mari kita lihat kebutuhan protein dan sebagainya, dari Permenkes yang baru saja terbit,” tutur dr Tan kepada Kompas.com, Senin (16/9/2019).

dr Tan menyebutkan, sebetulnya tidak ada anak yang susah makan.

“Makanan itu jadi enak karena dibiasakan dan diajarkan. Anak mencontoh dari orangtuanya. Bagaimana orangtua mau mengajari jika mereka saja makannya tidak benar?” tuturnya.

Baca juga: Sebanyak 5,4 Juta Balita Berstatus Gizi Buruk

Peraturan yang disebutkan dr Tan adalah Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia No 28 Tahun 2019, tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.

Dalam Permenkes tersebut, disebutkan bahwa Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan meliputi energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, dan air.

Berikut Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan meliputi energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, dan air setiap hari.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X