Pemanasan Global Membuat Manusia Jadi Kanibal, Benarkah?

Kompas.com - 13/09/2019, 19:04 WIB
ilustrasi daging ilustrasi daging

Baca juga: Orang Karibia Dikenal sebagai Kanibal Buas, Ternyata Hanya Mitos

Namun bagi Magnus dan Richard, kanibalisme menjadi salah satu jalan keluar bagi manusia bila semua bahan makanan telah habis. Hal ini berkaitan dengan akibat bencana alam yang masif seperti banjir dan suhu panas yang ekstrem.

Lalu bagaimana caranya mengonsumsi daging manusia di masa mendatang? Magnus menjelaskan bisa saja dengan mengambil daging mayat dan mengolahnya, kemudian menyajikannya.

Sementara itu, Richard menyebutkan kemungkinan untuk mengambil sel-sel manusia untuk ditempatkan di laboratorium. Sel-sel tersebut kemudian akan “tumbuh” menjadi daging.

Kanibalisme pada Masa Lampau

Jauh sebelum masa sekarang, pemanasan global memang telah berdampak kanibalisme terhadap nenek moyang kita.

Namun secara sains, kanibalisme memiliki beberapa risiko kesehatan. Lebih dari 100.000 tahun lalu, pemanasan global meluluhlantahkan spesies mamalia besar seperti bison, rusa, dan mammoth. Kemudian nenek moyang manusia di Eropa Barat pada saat itu memilih untuk memakan daging manusia.

Baca juga: Demi Makan dan Pasangan, Ular Kobra Bisa Jadi Kanibal

Kasus terbaru salah satunya terjadi pada suku di Papua Nugini hingga tahun 2009.

Tradisi suku pedalaman tersebut, mereka mengambil daging mayat kemudian mengolahnya kembali. Penyakit pun kerap datang dan membuat pemakannya meninggal dunia.

Genevieve menilai, kanibalisme tetap bukanlah jalan keluar yang tepat untuk pemanasan global.

“Itu berarti kita (manusia) gagal dalam mitigasi bencana,” tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X