Kompas.com - 12/09/2019, 10:04 WIB
Ilustrasi serangga tonggeret. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi serangga tonggeret.

KOMPAS.com - Musim kemarau masih terjadi dan cuaca panas masih melanda Indonesia. biasanya beberapa serangga akan berkeliaran di rumah Anda dan mencari tempat terbaik bagi mereka untuk berlindung.

Apakah Anda biasa membasmi serangga yang berkeliaran di rumah dengan menggunakan pestisida? Namun hati-hati, penggunaan pestisida ternyata berbahaya bagi anak. 

Penelitian terbaru menunjukkan adanya kaitan antara insektisida dengan risiko kanker anak.

Dilansir dari MNN.com, dalam sebuah penelitian, anak-anak yang telah terpapar pestisida di rumah mereka memiliki peningkatan risiko kanker tertentu.

Sebuah tinjauan yang dilakukan terhadap 16 penelitian sejak tahun 1990-an menemukan bahwa anak-anak yang telah sering berada atau menghirup udara terkontaminasi pestisida di rumahnya memiliki risiko lebih besar terkena kanker darah, leukemia dan limfoma.

Baca juga: Studi Baru: Peneliti Temukan, Kecoak Makin Kebal Pestisida

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para peneliti menemukan bahwa 47 persen anak-anak tersebut lebih mungkin didiagnosis dengan leukemia masa kanak-kanak.

Sementara 43 persen anak-anak tersebut lebih mungkin didiagnosis dengan limfoma masa kanak-kanak, dibandingkan dengan anak-anak yang tidak pernah terpapar bahan kimia tersebut.

Dalam jurnal Pediatrics, para peneliti melihat hubungan yang ada di antara kanker yang dialami masa kanak-kanak dan insektisida dalam ruangan, insektisida luar ruangan serta herbisida.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak yang terpapar herbisida 26 persen lebih mungkin mengalami leukemia.

Baca juga: Desainer Sel Kekebalan Sembuhkan Leukimia

Lalu bagaimana cara aman mengusir ataupun membasmi serangga yang berkeliaran di rumah?

Nah, cobalah lakukan beberapa hal ini sebagai alternatif pengusir atau pembasmi serangga selain pestisida.

Jus Lemon sampai Permen

Efek panas tanah membuat semut bermunculan. Jus lemon, kayumanis, dan permen bisa dijadikan bahan untuk mengusir mereka.

Air

 

Gunakan sekantung air yang digantungkan, atau dimasukkan ke wadah untuk mengusir lalat dan laron.

Bersihkan rumah

Bersihkan rumah untuk menghindari adanya kecoak. Sebab, kecoak biasanya ada di tempat lembab dan kotor serta kemudian menyegel tempat di mana mereka masuk.

Buah dan sisa sayur

Jika terganggu dengan lalat buah, buah dan sisa sayur bisa menjadi perangkap. Gunakan pisang busuk atau kentang busuk untuk perangkap agas.

Asam Borat

Kutu bisa jadi sangat menyebalkan, termasuk jika bersarang pada hewan peliharaan. Ambillah penyedot debu Anda, kemudian gunakan asam borat atau perangkap kutu untuk menyingkirkan hewan tersebut secara alami.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Mnn.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.