iPhone 11 Pro Timbulkan Trypopobhia, Apa Itu?

Kompas.com - 11/09/2019, 17:12 WIB
Ilustrasi harga trio iPhone 11 YouTube/AppleIlustrasi harga trio iPhone 11

Penelitian ini memang tidak membantu mengatasi trypopobhia, namun setidaknya membantu menunjukkan bagaimana visual dapat menghasilkan reaksi selain rasa takut terhadap sesuatu.

Penyebab Trypophobia

Para pakar meyakini bahwa trypophobia bersifat adaptif evolusioner, di mana manusia secara alamiah menghindari hal-hal yang dapat membahayakan dirinya.

Dalam studi mengenai trypophobia pertama yang dipublikasikan dalam Psychological Science oleh Wilkins dan kolega, para peneliti menemukan gambar-gambar pemicu kondisi ini memiliki distribusi bintik, bentol atau lubang yang sama dengan hewan-hewan yang beracun, seperti gurita bercincin biru.

Gambar-gambar ini juga memiliki tingkat kontras yang sama dengan hewan-hewan tersebut.

Alhasil, Wilkins dan kolega pun menyebut bahwa trypophobia mungkin berasal dari penghindaran adaptif evolusioner terhadap hewan beracun.

Akan tetapi, studi lain yang dipublikasikan pada 2018 dalam jurnal Cognition and Emotion mengungkapkan bahwa fobia ini mungkin berevolusi dari respons kita terhadap penyakit.

Baca juga: 5 Foto yang Bikin Merinding kalau Punya Trypophobia dan Penjelasannya

Pasalnya, kumpulan lubang menyerupai luka dan bentol pada penyakit-penyakit menular kuno, seperti cacar. Penulis studi ini juga menulis bahwa trypophobia bukan menimbulkan rasa takut, tetapi jijik.

Rasa takut dan rasa jijik memiliki pengaktifan sistem saraf yang berbeda. Rasa takut, seperti ketika Anda melihat ular, membuat tubuh memasuki modus berperang-atau-lari.

Sementara itu, rasa jijik, seperti ketika Anda melihat makanan busuk, mengaktifkan sistem saraf parasimpatetik yang membuat tubuh rileks sebagai upaya menghemat energi.

Pendapat ini diperkuat oleh studi lain yang dipublikasikan apda 2018 di jurnal PeerJ. Studi tersebut menemukan bahwa pupil mata partisipan melebar ketika melihat foto ular, dan mengecil ketika melihat foto lubang-lubang. Pengecilan pupil ini merupakan salah satu tanda pengaktifan sistem saraf parasimpatetik.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X