Kompas.com - 10/09/2019, 11:25 WIB
Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berusaha mengembalikan kok ke ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi pada babak final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). Ahsan/Hendra keluar menjadi juara dunia ganda putra usai menang dengan skor 25-23, 9-21, 21-15. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK AGanda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berusaha mengembalikan kok ke ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi pada babak final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). Ahsan/Hendra keluar menjadi juara dunia ganda putra usai menang dengan skor 25-23, 9-21, 21-15.

Di dalam pamflet itu tertulis, permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.

Rancangan peraturan pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.

Bulu tangkis menjadi olahraga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olahraga ini, dan di negara-negara Skandinavia.

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Sandi Morse, Telegraf hingga Pramuka

Sejarah bulu tangkis di Indonesia

Bulu tangkis di Indonesia mulai berkembang setelah Indonesia merdeka.

Pada 1947 berdiri persatuan bulu tangkis bernama Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI). Kemudian tanggal 5 Mei 1951 dibentuklah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Kala itu, Bung Karno menginginkan agar olahraga menjadi alat untuk memperkenalkan Indonesia di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 1958, Indonesia berpartisipasi dalam Piala Thomas di Singapura. Indonesia belum diperhitungkan kemampuannya di mata negara lain.

Namun dua bintang Indonesia Tan Joe Hok dan Ferry Sonnevile berhasil berlaha di All Indonesian Final.

Sejak saat itulah, tim bulu tangkis Indonesia mulai meraih banyak piala di ajang perlombaan dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.