Sibuk dan Malas Gerak? Ini 5 Olahraga Simpel yang Bikin Badan Sehat

Kompas.com - 09/09/2019, 17:33 WIB

KOMPAS.com - Di hari olahraga nasional ini, mari kita mulai membiasakan diri untuk berolahraga. Terlebih para ahli sangat menganjurkan kita untuk olahraga jika ingin hidup sehat dan bugar, tentu saja diimbangi dengan pola makan sehat.

Namun, bagaimana jika kita terlalu sibuk sampai tidak ada waktu untuk pergi ke tempat gym atau sudah niat ingin menjaga berat badan, tapi sangat malas melakukannya?

Jangan takut, sebenarnya ada beberapa kegiatan sederhana yang bisa Anda lakukan di sela-sela kesibukan.

Berikut 5 olahraga simpel yang telah kami rangkum:

Baca juga: Menurut WHO, Djarum Memang Tidak Boleh Sponsori Event Olahraga

1. Jalan kaki

Dokter spesialis olahraga dr Michael Triangto, SpKO, menjelaskan jalan kaki sebagai salah satu pilar menurunkan berat badar, selain diet, perubahan pola pikir, dan konsumsi obat-obatan.

Khusus untuk orang obesitas, jalan kaki bisa untuk menurunkan berat badan. Dengan catatan, dilakukan selama 30 menit tanpa henti, lima hari dalam seminggu.

Jalan kaki bisa dilakukan di mana saja, mulai dari gym, lintasan jogging sampai pusat perbelanjaan.

Dia berkata bahwa jalan kaki memang lebih lama dalam menurunkan berat badan karena metabolisme dan pembakaran kalori yang dihasilkannya tidak terlalu banyak, tetapi olahraga ini lebih aman karena tidak akan melampaui batas kemampuan.

Selain itu, jalan kaki tidak membuat defisit kalori berlebih sehingga yang melakukan tidak terlalu lapar dan diet bisa berjalan dengan baik.

Bagi orang yang mengalami obesitas dengan berat di atas 90 kilogram, jalan kaki juga bisa digunakan untuk mendeteksi rasa sakit di tubuh, baik lokasinya maupun gerakan apa yang menyebabkannya.

2. Peregangan otot

Ilustrasi peregangan di kantorDragonImages Ilustrasi peregangan di kantor
Peregangan otot diyakini dapat memberikan manfaat untuk fleksibilitas dan rentang gerak sendi.

Gerakan yang bisa dilakukan di kasur, sofa, atau kursi kantor ini juga dapat meningkatkan aliran darah ke otot.

Dilansir dari WebMD, melakukan peregangan dapat memberi sensasi relaksasi. Meredakan keteagangan yang dialami saat seharian bekerja.

Menurut ahli kebugaran, jika peregangan otot dilakukan secara rutin maka akan memberi efek seperti olahraga secara teratur.

3. Naik turun tangga

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Menurut studi McMaster University, naik turun tangga secara cepat, meski hanya beberapa menit dapat meningkatkan kebugaran kardiorespiratori atau kemampuan jantung dan kapasitas paru-paru untuk melakukan aktivitas kerja dalam waktu lama tanpa gangguan.

Selain itu, naik turun tangga juga dinilai efektif dalam melatih kekuatan kaki.

Studi Concordia University juga membuktikan, semakin teratur seseorang naik tangga, semakin awet muda otak mereka. Riset tersebut terbit di Neurobiology of Aging.

Mereka menemukan semakin rajin naik tangga, otak memiliki lebih banyak sel-sel kelabu, setara dengan 0,58 tahun lebih muda. Mereka juga menemukan setiap tahun pendidikan yang dilalui, otak tampak 0,95 lebih muda.

"Dibandingkan dengan banyak bentuk aktivitas fisik, naik tangga adalah sesuatu yang dapat dilakukan orang dewasa dan dilakukan paling tidak sehari sekali. Naik tangga bukan termasuk aktivitas fisik berat," ujar Jason Steffener, pemimpin penelitian tersebut dalam sebuah pernyataan.

4. Body-weight exercise

.Getty Images/iStockphoto .

Body-weight exercise berguna untuk menjaga kekuatan otot dan membakar lemak. Latihan body-weight hanya mengandalkan beban tubuh Anda sendiri dan tidak perlu memakai alat tambahan.

Body-weight exercise antara lain meliputi push-up, plank, atau squat.

Lakukan push-up, plank, dan squat masing-masing 20 kali dengan jeda 5 menit sebelum ganti gerakan. Setelah itu, ulangi sebanyak 3-4 kali atau sampai Anda sudah bergerak setidaknya selama 5 menit (tidak termasuk jeda).

Baca juga: Kenapa Meditasi Bisa Bikin Kita Lebih Fokus? Sains Jelaskan

5. Meditasi

Ilustrasi meditasi di kantorJohn Lund/Tiffany Schoepp Ilustrasi meditasi di kantor

Meditasi memang tidak membakar kalori atau menggerakkan otot. Namun meditasi dapat menenangkan pikiran, menghilangkan stres, dan memicu energi positif mengalir dalam diri.

Carilah lokasi yang nyaman dan tenang untuk bermeditasi.

Ambil sikap duduk yang nyaman, bisa dengan membuka mata atau menutup mata, kemudian mulailah atur napas.

Sumber: Kompas.com (Shierine Wangsa Wibawa, Luthfia Ayu Azanella, Ariska Puspita Anggraini, Nabilla Tashandra, Dorothea)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.