Kasus Anjing Bima Aryo Gigit ART, Lakukan Ini agar Tak Meninggal

Kompas.com - 05/09/2019, 18:32 WIB
Presenter Bima Aryo dan anjing belgian malinoisnya. Tangkapan layar akun instagram @bimaaryo.Presenter Bima Aryo dan anjing belgian malinoisnya.

KOMPAS.com - Seorang asisten rumah tangga bernama Yayan tewas karena diserang oleh anjing milik Bima Aryo. Kasus ini mengejutkan masyarakat Indonesia, khususnya para pemilik anjing.

Anjing jenis Malinois Belgia menggigit leher Yayan dan mengenai pembuluh darah besar, arteri karotis.

"Gigitan pada leher mengenai pembuluh darah besar, sehingga terjadi pendarahan cukup banyak," ungkap kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/9/2019).

Yayan kehilangan 2,5 liter dari total 5 liter darah yang dimiliki manusia.

Dari kasus tersebut, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana Kupang, drh Yeremia Yobelanno Sitompul MSc, mengatakan, gigitan anjing bisa berakibat fatal jika mengenai pembuluh darah dan menyebabkan pendarahan.

Baca juga: Kasus Anjing Bima Aryo Gigit ART, Pemilik Kucing Juga Harus Waspada

Pria yang akrab disapa Yeyes itu mengatakan, kekuatan anjing saat menggigit berbeda dengan kucing. Jika anjing menggigit dengan kekuatan besar, sampai dikoyak, kemungkinan besar bisa menimbulkan luka yang besar juga.

Selain itu, gigitan anjing juga bisa menimbulkan infeksi dari dua bakteri yang juga ada pada kucing.

"Mulut anjing mengandung bakteri Capnocyptophaga canimorsus dan Pasteurella multocida yang juga dimiliki kucing. Ini yang menyebabkan infeksi," kata Yeyes kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (5/9/2019).

Karena anjing memiliki mulut lebih besar dibanding kucing, jika gigitan anjing sampai merobek kulit, tentu saja akan menghasilkan luka yang lebih besar karena ukuran rahang dan gigi anjing secara umum lebih besar dibanding kucing. Hal ini membuat peluang bakteri yang masuk menjadi lebih banyak ke dalam tubuh melalui luka gigitan tersebut

"Tapi asalkan imun (korban gigitan) bagus dan mendapat penanganan P3K tepat, aman," ungkap dia.

Yeyes juga mengingatkan, gigitan anjing juga bisa menyebabkan tetanus. Tetanus merupakan penyakit yang menginfeksi sistem urat saraf dan otot sehingga menjadi kaku.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X