Nikita Mirzani Labrak Elza Syarief di TV, Psikolog Nilai Kurang Pantas

Kompas.com - 03/09/2019, 17:02 WIB
Nikita Mirzani ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019). KOMPAS.com/IRA GITANikita Mirzani ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019).

KOMPAS.com - Acara Hotman Paris Show menjadi ajang pertikaian antara Nikita Mirzani dan Elza Syarief sebagai kuasa hukum mantan suaminya. Keduanya diundang sebagai bintang tamu dalam acara tersebut dan Nikita yang sudah tidak bisa membendung amarahnya lagi melabrak langsung Elza di layar televisi.

Momen tersebut juga diunggah oleh akun Hotman Paris Show ke Youtube dan, hingga berita ini diturunkan, telah ditonton oleh 11 juta orang.

Melihat hal ini, Psikolog Sosial Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Hening Widyastuti, menilai bahwa ledakan amarah Nikita terhadap Elza kurang pantas untuk diperlihatkan ke publik.

Menurut Hening, tumpukan masalah yang dihadapi Nikita mungkin telah menguras emosi psikis dan fisiknya, ditambah dengan tekanan dari Elza mengenai kasus dengan mantan suaminya, akhirnya kemarahan Nikita pun terpicu.

Baca juga: Hiburan Televisi Tak Berkualiltas Bikin Orang Pilih Pemimpin Populis

Kemarahan Nikita yang di luar kendali tersebut mungkin tidak terpikirkan oleh tim Hotman Paris Show, tetapi idealnya tim acara televisi sudah menerka, mempersiapkan, dan mengantisipasi bila insiden buruk seperti itu terjadi.

Pihak acara televisi juga seharusnya bisa memilah adegan mana yang perlu dan tidak perlu ditunjukkan ke publik.

"Misalkan bisa diputus adegannya saat kondisi yang tidak terkendali, dapat disambung lagi langsung ke inti," ujarnya.

"Saya lihat semua terjadi secara spontan emosi, ledakan amarah yang spontan, sehingga kurang pantas bila dilihat publik," imbuhnya lagi.

Pemberian jeda, yang bisa berupa iklan atau sekadar selingan hiburan musik, pada saat kondisi seperti itu juga dapat berfungsi untuk menenangkan emosi Nikita yang sedang meninggi.

Baca juga: Narasi Azab dalam Sinetron Kita Mencoreng Wajah Agama

Setelah emosi antara kedua pihak mereda, barulah acara dapat dilanjutkan kembali supaya pemirsa yang menonton tidak mendapatkan sisi negatif dari tayangan tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Oh Begitu
Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Oh Begitu
Sebagian Indonesia Lebih Dingin Bukan karena Aphelion, tapi Pola Angin

Sebagian Indonesia Lebih Dingin Bukan karena Aphelion, tapi Pola Angin

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X