Kompas.com - 29/08/2019, 18:03 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019). AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).

KOMPAS.com - Menurut situs berita Axios, Presiden Trump mengajukan kajian pemanfaatan senjata nuklir untuk menghancurkan badai, sebelum badai menerjang dan menyebabkan kerugian.

Hal ini diajukan ke sejumlah pejabat keamanan nasional Amerika Serikat. Namun belakangan, Trump membantah dirinya meminta kajian tersebut.

Badai secara berkala menerjang kawasan pantai timur AS dan menyebabkan kerusakan dalam skala besar.

Tapi apakah bom nuklir yang dahsyat bisa dipakai untuk menghancurkan badai?

Baca juga: Cegah Angin Topan ke AS, Trump Ingin Jatuhkan Bom Nuklir

Kata ahli

Para ilmuwan di Badan Atmosfir dan Laut Nasional Amerika, NOAA menyatakan, bom nuklir tidak akan efektif menghancurkan badai.

NOAA menyatakan bom nuklir tidak akan membuat badai menjadi lebih lemah. Dan jika bom nuklir digunakan maka bahan radio aktif akan dengan cepat bergerak mengikuti angin sehingga mempengaruhi daratan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesulitan penggunaan bahan peledak untuk mengubah badai, terkait dengan jumlah energi yang diperlukan.

Pelepasan panas dari badai setara dengan kekuatan bom nuklir 10 megaton yang meledak setiap 20 menit.

"Meski energi dari bom nuklir mendekati kekuatan badai, tidak mudah melumpuhkan badai dengan bom ini karena mendekati dan menhancurkan inti badai yang ada di lautan lepas bukan pekerjaan mudah," terang NOAA.

Bagaimana jika bom dipakai untuk menyerang badai sebelum badai ini menjadi lebih besar?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.