Kompas.com - 28/08/2019, 18:07 WIB
Burung ini dinamai Iriana Widodo karena keunikan suara dan tubuhnya. Ellyvon PranitaBurung ini dinamai Iriana Widodo karena keunikan suara dan tubuhnya.

Ikan dengan nama latin Latimeria menadoensis ini ditemukan dan diambil dari perairan Pulau Manado Tua. Tercatat dalam museum koleksi Zoologi Bogor, LIPI, spesimen berbobot 29 kilogram dan panjang 124 sentimeter tersebut sudah ada sejak Juli 1998.

Ikan Raja Laut ini tinggal di kedalaman 200 meter di dalam gua laut dan populasinya hanya berkisar 200 ekor saja yang masih hidup dilautan.

3. Burung Iriana-widodo

Burung dengan nama latin Myzomela irianawidodoae ini merupakan burung endemik Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Spesimen yang disimpan di MZB memiliki anjang tubuh 11,8 cm, dan bobotnya 32,23 gram serta panjang paruhnya 1,79 cm.

Ciri burung yang mengambil nama ibu negara (Iriana Widodo) ini berparuh warna hitam, mata berwarna coklat gelap, kaki dan jarinya berwana hitam dengan bantalan warna kuning, dan kicauannya yang khas.

Baca juga: Murai Batu, Burung Penyanyi Paling Populer di Asia Terancam Punah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.