Kompas.com - 28/08/2019, 18:07 WIB
Katak Pinokio adalah hewan endemik Gunung Foja, Papua. Ellyvon PranitaKatak Pinokio adalah hewan endemik Gunung Foja, Papua.

KOMPAS.com- Museum zoologi memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencinta satwa. Namun, tidak jarang karena terlalu banyaknya spesimen yang ada, pengunjung awam menjadi bingung harus melihat yang mana.

Museum Zoologi Bogor dibagi atas dua lokasi, yaitu museum pameran untuk pengunjung secara umum dan museum koleksi yang hanya bisa dilihat oleh pengunjung tertentu, seperti anak sekolah dan mahasiswa.

Berikut adalah tiga spesimen menarik pilihan Kompas.com di museum koleksi Zoologi Bogor, LIPI:

1. Katak Pinokio

Pinokio identik dengan hidungnya yang panjang. Ternyata di Gunung Foja, Papua, terdapat jenis katak yang memiliki hidung panjang sehingga diberi nama latin Litoria pinocchio.

Baca juga: Serba Serbi Hewan: Inilah Katak Terbesar di Dunia, Bisa Bangun Kolam

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Katak pinokio merupakan jenis katak pohon yang bertubuh kecil dengan panjang katak dewasa sekitar 3 sentimeter. Habitat katak ini di dataran tinggi. Ciri fisik katak ini selain memiliki hidung yang panjang, juga terdapat cakram di ujung jemarinya. Itu berguna ketika katak tersebut memanjat pohon.

Spesimen katak pinokio yang ada di MZB dijadikan acuan penelitian di LIPI karena ini merupakan penemuan pertama dan terbaru dari spesies katak pinokio.

2. Ikan Raja Laut

Ikan purba yang satu ini sudah ada di bumi sebelum dinosaurus, dan populasinya masih ada hingga sekarang.Ellyvon Pranita Ikan purba yang satu ini sudah ada di bumi sebelum dinosaurus, dan populasinya masih ada hingga sekarang.

Ikan Raja Laut menjadi satu-satunya spesies ikan zaman purba yang masih hidup hingga sekarang. Bahkan, ikan ini dinyatakan telah ada sebelum dinosaurus ada.

Pada awalnya, ikan tersebut dikira satu jenis dengan ikan Coelantach komoro (Latimeria chalumnae) yang ada di Madagaskar karena corak hitam dan putih yang terdapat sisik ikan tersebut, tetapi ternyata ini spesies berbeda.

Baca juga: Di Mata Spesies Ikan Laut Dalam, Habitat Gelap Mereka Mungkin Berwarna

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.