Jakarta Darurat Polusi Udara, Studi Ungkap Hubungannya dengan Gangguan Mental

Kompas.com - 28/08/2019, 12:31 WIB
Tampak kabut polusi udara di persimpangan Bekasi Cyber Park, Bekasi Selatan, Senin (26/8/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANTampak kabut polusi udara di persimpangan Bekasi Cyber Park, Bekasi Selatan, Senin (26/8/2019).

Studi ini pun mendapat tanggapan dari profesor John Ioannidis dari Stanford University.

Ioannidis mengatakan, hubungan sebab akibat antara polusi udara dan gangguan mental adalah sesuatu yang menarik.

Namun, masih diperlukan lebih banyak analisis oleh banyak kalangan peneliti untuk masalah ini.

Baca juga: Jakarta Darurat Polusi Udara, Awas Risiko Serangan Jantung Mengintai

Penulis studi sendiri mengakui bahwa hanya karena mereka mengamati hubungan antara polusi udara dan gangguan mental, itu tidak selalu menunjukkan penyebab.

Ke depan, mereka ingin melakukan penelitian lebih lanjut tentang masalah ini, untuk menentukan apakah dampak pencemaran udara pada otak sama dengan kondisi penyebab stres lainnya atau faktor luar.

Sumber: Kompas.com (Vitorio Mantalean)

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X