Kompas.com - 21/08/2019, 20:06 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

KOMPAS.com - Dua gempa dirasakan mengguncang Sukabumi, Jawa Barat. Ini merupakan gempa lebih dari 70 kali yang mengguncang kawasan tersebut sejak 10 Agustus 2019.

Gempa pertama dirasakan warga pada pukul 3.16 WIB dengan M 3,9. Pusat gempa berada di koordinat 6,77 LS dan 106,52 BT atau 24 km arah barat laut Kabupaten Sukabumi.

Sumber gempa berada di kedalam 9 kilometer dan dirasakan hingga daerah Sukabumi pada skala intensitas III MMI.

Baca juga: InaEEWS, Sistem Peringatan Dini Gempa, Resmi Diuji Coba BMKG

Setelah itu, gempa berkekuatan M 3,4 kembali mengguncang wilayah tersebut pada pukul 11.24 WIB.

Namun, pusat gempa bergeser sedikit ke koordinat 6,9 LS dan 106,59 BT.

"Tepatnya berada di darat pada jarak 37 km arah Barat Laut Kota Sukabumi," tulis BMKG dalam situs resminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber gempa ini berada di kedalaman 5 kilometer dan tergolong dangkal.

Menurut pantauan BMKG, gempa dirasakan di daerah Pamijahan pada skala intensitas II MMI.

Puluhan gempa

Diberitakan Kompas.com hari ini, masyarakat Sukabumi mulai khawatir dengan gempa berulang yang tercatat sudah terjadi selama 72 kali dengan magnitudo di bawah 5 sejak 10 sampai 21 Agustus 2019.

"Warga kami sudah khawatir dengan gempa yang terus terjadi berulang kali ini. Sudah banyak warga menyampaikan keluhannya ke kantor desa," ungkap Sekretaris Desa Cipeuteuy Asep Dian Suryana saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (21/8/2019).

Dia menuturkan warga mengiginkan jawaban mengenai penyebab terjadinya gempa yang dirasakan berulang kali.

Pihaknya belum bisa berbuat banyak, hanya sebatas mengimbau agar warga selalu waspada.

"Memang sampai saat ini belum ada rumah warga yang rusak berat. Kalau bangunan sudah retak-retak sudah ada yang laporan, sekitar lima unit," ujar dia.

Kepala desa itu menuturkan, di hari ini saja ada dua kali gempa cukup besar yang terjadi sekitar pukul 3.00 WIB.

Baca juga: Gempa Hari Ini: Guncang Lombok Utara dan Maluku

Diberitakan sebelumnya, BMKG mencatat sebanyak 72 kali gempa bermagnitudo di bawah 5 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.

Puluhan kali gempa tektonik di darat itu berlangsung pada periode 10 hingga 21 Agustus 2019 yang diduga dipicu bangunnya sesar Citarik.

Gempa darat ini berpusat di barat daya Sukabumi, dengan titik lokasi sekitar bagian atas Palabuhanratu atau Cisolok berbatasan dengan Provinsi Banten di bawah Gunung Salak.

Sumber: Kompas.com (Kontributor Sukabumi, Budiyanto)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X