Kompas.com - 21/08/2019, 20:06 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

Dia menuturkan warga mengiginkan jawaban mengenai penyebab terjadinya gempa yang dirasakan berulang kali.

Pihaknya belum bisa berbuat banyak, hanya sebatas mengimbau agar warga selalu waspada.

"Memang sampai saat ini belum ada rumah warga yang rusak berat. Kalau bangunan sudah retak-retak sudah ada yang laporan, sekitar lima unit," ujar dia.

Kepala desa itu menuturkan, di hari ini saja ada dua kali gempa cukup besar yang terjadi sekitar pukul 3.00 WIB.

Baca juga: Gempa Hari Ini: Guncang Lombok Utara dan Maluku

Diberitakan sebelumnya, BMKG mencatat sebanyak 72 kali gempa bermagnitudo di bawah 5 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.

Puluhan kali gempa tektonik di darat itu berlangsung pada periode 10 hingga 21 Agustus 2019 yang diduga dipicu bangunnya sesar Citarik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gempa darat ini berpusat di barat daya Sukabumi, dengan titik lokasi sekitar bagian atas Palabuhanratu atau Cisolok berbatasan dengan Provinsi Banten di bawah Gunung Salak.

Sumber: Kompas.com (Kontributor Sukabumi, Budiyanto)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X