Kompas.com - 21/08/2019, 06:00 WIB
Ilustrasi kembar siam. Ilustrasi kembar siam.


KOMPAS.com- Kasus kembar siam selalu menarik perhatian khalayak ramai. Pasalnya, kembar siam adalah keadaan sepasang kembar yang beberapa bagian tubuhnya menyatu.

Hal tersebut terjadi karena zigot dari bayi kembar identik gagal terpisah secara sempurna.

Kemunculan kasus bayi kembar siam diperkirakan adalah satu dalam 200 ribu kelahiran.

Baru-baru ini, kasus kembar siam yang menarik perhatian adalah Aqila dan Azila asal Kendari, Sulawesi Tenggara.

Termasuk kasus Aqila dan Azila, dalam medio 2013 hingga 2019 Kompas.com mencatat setidaknya ada lima kasus kelahiran kembar siam yang pernah terjadi di Indonesia.

1. Nurul-Rahma

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, (21/6/2013), Nurul dan Rahma merupakan putri dari pasangan Yudi Winarno dan Sika Jayanti asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu tim dokter sempat menunda operasi pemisahan karena berat badan keduanya belum mencapai 10 kilogram.

Nurul dan Rahma sebenarnya memiliki satu saudara lagi yang dilahirkan secara bersamaan melalui proses operasi.

Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan lahir dalam kondisi fisik yang normal.

Ketiganya dilahirkan pada 29 Januari 2013 di RS Al Huda Banyuwangi. Meski tidak mendapat perawatan khusus, bayi laki-laki bernama Alfino tersebut tetap berada bersama dua saudaranya yang kembar agar mendapatkan kasih sayang yang sama.

Baca selengkapnya: Kembar Siam Nurul-Rahma Dipisah bila Berat Sudah 10 Kilogram

2. Bima-Arjuna

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, (6/10/2014), Bima dan Arjuna adalah bayi kembar siam yang berasal dari Cidaun, Cianjur, Jawa Barat.

Bima dan Arjuna merupakan bayi kembar siam dengan jenis conjoined twin inschiophagus tetrapus dengan tulang panggul, alat kelamin, anus dan saluran cerna jadi satu,

Bima dan Arjuna berhasil dipisahkan melalui operasi selama 14 jam 11 menit di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (6/10/2014).

Baca selengkapnya: Bayi Kembar Siam Bima-Arjuna Terbilang Langka di Dunia

3. Aldi-Aldo

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, (17/6/2014), Aldo dan Aldi merupakan anak dari pasangan suami istri Sukoto (28) dan Puji Astuti (26) warga Dusun Srikaton, Desa Banjarejo, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, kedua bayi tersebut lahir dengan bobot 4,6 kilogram dan memiliki organ tubuh lengkap. Yakni dua kepala, empat tangan, empat kaki dengan jumlah jari-jari genap.

Hanya saja, untuk bagian dada dan perut menempel. Sedangkan, untuk bagian hati (liver) masih akan dievaluasi lantaran selama ini, belum diperiksa dengan alat yang mampu melihat organ dalam yakni melalui pemeriksaan USG, MRI atau lainnya.

Sebelumnya, diberitakan bayi kembar siam ini lahir di klinik bersalin Viasa milik dr Agus Dalranto Sp OG di JL Urip Sumoharjo, Kota Ponorogo, Rabu (11/6) sekitar pukul 21.25 WIB. Dua jam selanjutnya, bayi kembar siam tersebut dirujuk ke RSUD Ponorogo untuk dirawat tim medis.

Baca Selengkapnya: Bayi Kembar Siam Aldi-Aldo Akan Jalani Operasi Pemisahan di Surabaya

4. Maxon-Maxen

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, (15/2/2016), Maxon dan Maxen lahir pada 28 April 2015 lalu di RS Harapan Kita. Kedua orangtua bayi ini yakni Roy (32) dan Linda (35).

Operasi pemisahan bayi kembar siam ini berlangsung di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAD) Harapan Kita dan berhasil dipisah setelah menjalani proses operasi selama kurang lebih delapan jam.

Baca selengkapnya: Bayi Kembar Siam di RS Harapan Kita Akan Segera Dioperasi

5. Aqila-Azila

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, (14/8/2019), bayi kembar siam bernama Aqila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina berhasil dipisahkan melalui operasi pemisahan selama hampir 6 jam.

Bayi kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara ini menjalani operasi pemisahan di RSU dr Soetomo Surabaya, Rabu (14/8/2019).

Putri pasangan Selvita Dewi dan Jayasrin itu merupakan bayi kembar siam dempet dada dan perut (thoracoabdomino phagus).

Aqila dan Azila menjalani operasi pemisahan sejak pukul 06.15 WIB pagi hingga pukul 12.00 WIB tengah hari, lebih cepat dari prediksi tim dokter yakni 12 jam.

Baca selengkapnya: Cerita di Balik Operasi 6 Jam Bayi Kembar Siam Aqila-Azila

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.