Rayakan Idul Adha Tanpa Kantong Plastik, Pesantren Ini Malah Menyesal

Kompas.com - 13/08/2019, 16:22 WIB
Pesantren Al-Mutaallimin Ellyvon Pranita/Kompas.comPesantren Al-Mutaallimin

Baca juga: Menimbang Sampah Plastik yang Ditimbulkan dari Minuman Kekinian

Lantas, pada hari Idul Adha, panitia mendapati bahwa mereka hanya membutuhkan 800 wadah, sehingga 100 sisanya masih belum pasti mau digunakan sebagai apa.

Selain itu Faisol juga meyakini bahwa tidak banyak orang yang mau menggunakan besek itu kembali. Artinya, uang Rp 1 juta lebih itu terbuang ke tempat sampah dalam waktu satu hari.

Faisol menjelaskan bahwa meskipun yang berkurban banyak yang orang kaya, mereka tetap harus menekan biaya karena yang dikumpulkan tetaplah uang sosial masyarakat.

Lagipula di luar hewan kurban dan wadah, ada biaya-biaya lain yang harus dikeluarkan untuk menyukseskan acara pemotongan kurban, seperti biaya potong, konsumsi panitia dan pembungkusan.

Jika harga keranjang besek itu bisa bersaing dengan harga kantong plastik, atau ada alternatif lainnya yang juga lebih murah dari besek ini, Faisol percaya bahwa akan ada banyak yang beralih dari kantong plastik.

Baca juga: Kata Ahli, Kemasan Plastik Masih Diperlukan untuk Lindungi Lingkungan

Jika pemerintah ingin kampanye ini sukses pada tahun depan, baik di skala nasional ataupun regional, Faisol berpendapat bahwa pemerintah harus menjadi lebih tegas dan mulai memikirkan solusi alternatif plastik yang lebih baik bagi masyarakat.

"Sedikit sekali yang melaksanakan himbauan itu, sedangkan sebagian besar tetap saja menumpuk sampah. Bahkan bukan cuma satu hari saat Idul Adha. Setiap hari ketika mereka belanja dari swalayan ataupun supermarket besar (juga menumpuk sampah plastik)," ujarnya.

Dia pun mengatakan, saya mendukung program ini karena baik. Tetapi, jika tidak ada alternatif lain yang lebih murah. Panitia kurban di sini kembali pakai kantong plastik saja.

Menanggapi keluhan Fasol, Manager Communication Conservation dari World Wildlife Fund (WWF)-Indonesia, Dewi Satriani, memberikan beberapa alternatif kantong plastik yang ramah lingkungan dan murah.

Baca di sini tanggapan Dewi: Pesantren Menyesal Idul Adha Tanpa Plastik, Ini Tanggapan Ahli

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X